Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Hujan deras mengguyur wilayah Jabodetabek dan sekitarnya. Hujan terjadi sejak kemarin sore.
"Hingga pagi ini, wilayah Puncak, Bogor masih hujan deras. Hujan turun sejak kemarin sore," ungkap Sannia, salah seorang wisatawan asal Tangerang yang tengah berlibur di kawasan Cisarua, Bogor.
Dampak hujan yang terus-terusan mengguyur wilayah Bogor, debit air Cisadane pun meningkat.
Bahkan, air dari sungai yang hulunya di Kabupaten Bogor tersebut telah meluap di wilayah hilir, yakni Desa Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
"Air mulai meluap ke perkampung sekitar jam 08.00 WIB," ujar Gofur, pemuda Desa Tanjung Burung kepada TangerangNews melalui sambungan telepon, Rabu (1/1/2020).
Saat ini, dua Rukun Tetangga (RT) di desa tersebut sudah mulai tergenang air.
"RT 11 dan 12 yang sudah tergenang," tambahnya.

Warga pun sudah bersiaga, karena banjir akibat luapan dari sungai Cisadane sering terjadi di desa tersebut.
"Mohon segera dari Pemkab Tangerang monitor dan menerjunkan petugasnya, karena diprediksi air akan terus naik," pungkasnya.(RMI/HRU)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews