Connect With Us

Air Aetra 3 Bulan Tidak Mengalir, Sejumlah Usaha di Kabupaten Tangerang Merugi

Dimas Wisnu Saputra | Rabu, 5 April 2023 | 10:26

Sejumlah pelanggan air bersih PT Aetra menyampaikan keluhan di Ruang Sinergi Bappeda Kabupaten Tangerang, Selasa 4 April 2023. (@TangerangNews / Dimas Wisnu Saputra)

TANGERANGNEWS.com-Para pelanggan air bersih PT Aetra Air Tangerang mengeluhkan air yang kerap tidak mengalir selama tiga bulan terakhir.

Hal itu tak hanya menganggu aktivitas masyarakat, tapi juga merugikan sejumlah usaha yang memanfaatkan air Aetra. 

Gangguan aliran air itu dirasakan pelanggan di Desa Cangkudu, Kecamatan Balaraja dan Desa Jayanti, Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang.

Atas adanya keluhan tersebut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang memfasilitasi warga untuk bertemu dengan direksi PT Aetra Air Tangerang guna menyelesaikan masalah itu, pada Selasa 4 April 2023. 

Rohmat pengusaha laundry asal Desa Cangkudu mengatakan, pihaknya telah merugi akibat tidak mengalirnya air Aetra. Padahal ia telah membayar biaya lebih.

"Kami sangat mengeluh dengan terjadinya seperti ini. Apalagi sudah bayar lebih tapi tidak ada air. Kita juga sebagai pengusaha di komplain sama konsumen kita sendiri," ucap Rohmat di Ruang Sinergi Bappeda Kabupaten Tangerang.

Rohmat menyebut gangguan penyaluran itu sangat merugikan dirinya selaku pelaku usaha kecil di bidang pencucian baju. Pasalnya, usahanya sangat bergantung pada air untuk beroperasi.

"Kalau air yang mengalirnya kecil, bahkan suka mati. Maka hasil cucian baju akan menjadi tidak bagus,” katanya. 

Presiden Direktur PT Aetra Air Tangerang Muhammad Fauzan menyatakan, tidak normalnya air yang mengalir terhadap pelanggan yang ada di Kecamatan Balaraja dan Jayanti merupakan faktor teknis. 

Menurutnya telah terjadi kebocoran pipa yang berada di Jalan Raya Serang, Cikupa. Ditambah dengan kondisi debit air yang ada di Sungai Cisadane sedang berkurang, yang mengakibatkan distribusi air ke wilayah itu menjadi tersendat.

"Kami telah melakukan perbaikan kebocoran pipa yang ada di Cikupa, dan mudah-mudahan setelah lebaran distribusi air akan kembali normal ke wilayah Kecamatan Balaraja dan Jayanti," katanya.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill