Connect With Us

Makan Ayam Peliharaan Warga, Ular Piton 5 Meter Dievakuasi di Sepatan Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 18 Januari 2024 | 18:35

Ular piton 5 meter dievakuasi setelah makan ternak warga di Sepatan, Kabupaten Tangerang, Kamis 18 Januari 2024. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Warga Perum Sepatan Residence, Blok N4 No 04, Desa Kayu Bongkok, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang dihebohkan dengan penemuan ular piton sepanjang 5 meter yang masuk ke kandang ayam, Kamis 18 Januari 2024.

Hewan melata itu sebelumnya sudah memangsa dua ekor ayam ternak milik warga sebelum akhirnya ditemukan.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke BPBD Kabupaten Tangerang untuk dilakukan evakuasi.

"Kami mendapat informasi dari warga adanya ular yang masuk kandang ternak ayam. Pas di lokasi ular sudah berada di luar kandang, setelah memangsa dua ekor ayam," ucap Komandan Pos BPBD Sepatan Basri.

Sebanyak tujuh personel diterjunkan ke lokasi. Ketika itu kondisi ular berada di dalam kandang ternak. Tim penyelamat berupaya menangkapnya menggunakan peralatan yang ada. 

Akhirnya, reptil tersebut berhasil ditangkap dalam kurun waktu sekitar 30 menit dengan kondisi hidup. 

"Proses evakuasi tidak lama, kita hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menitan," ujar Basri.

Selesai ditangkap, ular itu selanjutnya dibawa ke Mako BPBD Curug untuk diserahkan ke Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) setempat guna dilakukan penanganan lebih lanjut.

"Sekarang ularnya sudah di bawa ke Mako Curug. Nantinya, akan diserahkan ke BKSDA," kata dia.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

BANTEN
PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

PLN dan Petani Citaman Bangun K-TRACK, Wisata Kopi Berbasis Konservasi di Kaki Gunung Karang

Senin, 13 Juli 2026 | 20:07

Berangkat dari keinginan memperkenalkan potensi Hutan Kopi Citaman Lawangtaji yang selama ini belum banyak dikenal masyarakat, para petani setempat menggagas sebuah kawasan wisata edukasi berbasis konservasi bernama K-TRACK

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill