Connect With Us

Cegah Kecurangan dan BBM Tercampur, Polresta Tangerang Uji Takar SPBU di Jalur Mudik

Yanto | Sabtu, 6 April 2024 | 16:11

Aparat Polresta Tangerang uji takar BBM di SPBU kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, saat musim mudik Lebaran, Sabtu 6 April 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang mengecek takaran BBM yang dijual di SPBU di kawasan Cikupa, Kabupaten Tangerang, memasuki arus mudik Lebaran, Sabtu 6 April 2024.

Kanit Krimsus Satreskrim Polresta Tangerang Iptu Prasetya Bima Praelja mengatakan, pengecekan tersebut dilakukan guna mengantisipasi terjadinya praktik kecurangan kepada masyarakat, terutama yang hendak mudik.

"Untuk hari ini kami melaksanakan pengecekan di tiga SPBU, yakni di wilayah Bojong, Cikupa, Kabupaten Tangerang," ujar Prasetya.

Menurutnya pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mencakup alat ukur dan dispenser pengisian, serta tangki penyimpanan BBM di setiap SPBU yang ada.

Selain mengecek ketersediaan BBM dari Pertamina, aparat kepolisian turut memastikan mesin dispenser pengisian dalam kondisi normal.

Pemeriksaan juga dilakukan demi memastikan tidak adanya alat-alat yang dapat memodifikasi takaran ataupun keaslian bahan bakar yang tersedia.

"Pengecekan ini kita lakukan sebagai mengantisipasi kecurangan takaran dan memastikan kualitas BBM yang akan disalurkan ke masyarakat tidak tercampur dengan bahan apapun," kata Prasetya.

Kendati demikian, pihaknya mengimbau para pengusaha SPBU untuk tidak mengutak-atik takaran di mesin pompa BBM, serta menjamin tidak tercampur air maupun kontaminasi lainnya.

Sebab, jajaran Polresta Tangerang bakal menindak tegas petugas SPBU yang melakukan praktik kecurangan pengisian BBM, saat berlangsungnya arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

"Tentu kami menegaskan jika terdapat pemilik dan operator SPBU yang menjual BBM bersubsidi, tapi tidak sesuai dengan harga ketentuan dari pemerintah, akan dilakukan tindakan tegas," ujar Prasetya.

Pihaknya juga akan terus melakukan patroli dialogis terhadap pemilik SPBU, sebagai langkah antisipasi dalam menghindari terjadinya gangguan Kamtibmas.

"Bagi masyarakat yang mengetahui adanya kecurangan di SPBU diharapkan bisa melapor ke polisi, agar kita nantinya bisa menindaklanjuti proses penyelidikan," jelasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill