Connect With Us

PLN Gelar Sosialisasi Keselamatan Listrik dan Penyuluhan Kesehatan di Sukawali Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 22 September 2025 | 10:05

PLN UID Banten menggelar sosialisasi keselamatan kelistrikan di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com– Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, menjadi lokasi kegiatan sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan yang digagas PLN UID Banten melalui program Beraksi dan Berbagi Untuk Negeri.

Acara ini menyatukan berbagai kegiatan, mulai dari edukasi aman menggunakan listrik, pelatihan memasak darurat, hingga penyuluhan gizi dan layanan kesehatan bagi ibu hamil serta menyusui.

Materi utama terkait keselamatan kelistrikan disampaikan oleh Assistant Manager K3 dan KAM PLN UID Banten, Muhammad Rodi Maiza. 

Ia menguraikan, pentingnya jarak aman dari jaringan listrik, faktor penyebab padamnya listrik, hingga batas kewenangan antara pelanggan dan PLN dalam hal instalasi.

Warga yang hadir terlihat antusias mengikuti sesi ini, aktif berdialog, mengajukan pertanyaan, bahkan berbagi pengalaman seputar listrik di lingkungannya.

Salah seorang peserta, Novi, 28, kader PKK setempat, mengaku banyak belajar dari acara tersebut. 

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Banyak hal sederhana yang ternyata bisa berisiko kalau kita tidak tahu aturan keselamatannya. Dengan penjelasan yang mudah dipahami, kami jadi lebih mengerti bagaimana menggunakan listrik dengan aman,” ujarnya.

Selain fokus pada aspek keamanan, kegiatan ini juga menggelar pelatihan memasak darurat. 

Sebanyak 50 kader PKK dilatih menyiapkan menu sehat dan higienis yang bisa diandalkan dalam kondisi bencana. 

Hasil olahan kemudian dibagikan kepada ibu hamil yang hadir, sehingga manfaat pelatihan langsung dirasakan masyarakat.

General Manager PLN UID Banten Muhammad Joharifin mengatakan, program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan terhadap keselamatan dan kesehatan warga. 

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama PLN. Dengan sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya menikmati listrik yang andal, tetapi juga memahami bagaimana menggunakan listrik dengan aman. Semakin tinggi kesadaran masyarakat, semakin kecil potensi bahaya yang bisa timbul. Melalui sinergi dengan berbagai pihak, kami ingin membangun budaya peduli listrik yang aman sekaligus mendukung kesehatan dan ketangguhan masyarakat,” ungkap Joharifin.

Selain edukasi kelistrikan, acara ini juga menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan pencegahan stunting. 

Tercatat 200 ibu hamil dan menyusui ikut memeriksakan kondisi kesehatannya. Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga memperlihatkan kepedulian nyata PLN terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat Banten.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

OPINI
Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Gemar dan Gamas: Solusi Nyata atau Sekadar Seremonial Fenomena Fatherless?

Kamis, 16 Juli 2026 | 18:33

Kesibukan ayah mencari nafkah saat ini secara tidak langsung telah mengikis perannya sebagai pendidik dan pelindung keluarga. Hari ini banyak anak-anak yang merasa kehilangan sosok ayahnya, baik secara fisik maupun psikis.

BANTEN
38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

38 Ribu Warga Banten Diprediksi Terdampak Kekeringan, Lebak dan Kabupaten Tangerang Terbanyak

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:39

Dampak fenomena El Nino mulai menghantui wilayah Provinsi Banten. Memasuki pertengahan Juli 2026, sejumlah wilayah telah melaporkan krisis air bersih, memicu langkah cepat BPBD Banten dalam memperkuat mitigasi di seluruh kabupaten/kota.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill