Connect With Us

HUT ke-393 Kabupaten Tangerang, RSUD Tigaraksa Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 70 Anak 

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 9 Oktober 2025 | 16:44

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri kegiatan khitanan gratis di RSUD Tigaraksa, Kamis, 9 Oktober 2025. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-393 Kabupaten Tangerang, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tigaraksa menggelar kegiatan sosial berupa khitanan massal untuk 70 anak, Kamis, 9 Oktober. Selain dikhitan secara gratis, para peserta juga mendapat bingkisan sembako dan uang jajan setelah tindakan selesai.

Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, pelaksanaan khitanan massal ini terbuka untuk seluruh warga Kabupaten Tangerang tanpa batasan. 

Sebanyak 70 anak telah resmi terdaftar melalui orang tua masing-masing untuk mengikuti program ini.

“Khitan massal gratis ini dibuka untuk umum, semua masyarakat Kabupaten Tangerang boleh mendaftar. Tetapi, sejauh ini hanya ada 70 anak yang telah resmi didaftarkan oleh orang tuanya,” ujar Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid.

Maesyal, yang juga akrab disapa Rudi Maesyal menyebut peserta tidak hanya mendapatkan layanan khitan gratis, tetapi juga memperoleh pengobatan dan perawatan lanjutan tanpa biaya. 

“Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar, tadi khitanan dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dan sampai saat ini 12.58 WIB masih terus berjalan,” ucapnya.

Direktur Utama RSUD Tigaraksa Muhammad Faridzi Fikri menambahkan, kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun ke-393 Kabupaten Tangerang. 

Kata dia, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Ini merupakan salah satu rangkaian HUT ke-393 Kabupaten Tangerang, dan bentuk nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Tangerang di tengah masyarakat,” ujarnya.

Lanjut Faridzi, sejak dioperasikan RSUD Tigaraksa telah melayani sekitar 5.000 pasien setiap bulan, mayoritas di antaranya merupakan peserta BPJS UHC. 

“Alhamdulillah, kehadiran RSUD Tigaraksa ini telah banyak memberikan kontribusi untuk masyarakat, khususnya dalam dunia kesehatan,” katanya.

Sementara itu, Acih, warga Kampung Pinang, Kelurahan Tigaraksa, yang anaknya turut menjadi peserta, mengaku bersyukur dengan adanya program khitanan massal gratis ini. 

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu keluarga yang kesulitan membiayai khitan dengan metode modern yang biayanya cukup tinggi.

“Kalau tidak ada program ini, biaya khitan laser sekarang lumayan mahal, kurang lebih sampai Rp1,7 hingga Rp2 juta. Tapi dengan adanya program ini jadi gratis, ditambah dikasih bingkisan dan uang tunai juga,” ucapnya.

Acih juga menilai keberadaan RSUD Tigaraksa membawa banyak manfaat bagi warga sekitar karena memudahkan akses layanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh.

“Tentunya sangat membantu. Karena, selain bisa menggunakan BPJS, juga dapat menghemat ongkos. Kan, kalau ke RSUD lainnya, yaitu Balaraja dan Kabupaten Tangerang perlu ongkos yang cukup mahal, karena jarak yang jauh,” katanya.

HIBURAN
Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Bisa Beri Makan Hewan, Intip Keseruan Wahana OMD FARM di Mal Ciputra Tangerang

Senin, 2 November 2026 | 16:58

Mal Ciputra Tangerang menghadirkan pilihan rekreasi dan wahana edukasi yang berbeda bagi keluarga, yakni Old MacDonald’s Farm (OMD FARM).

KAB. TANGERANG
Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Rabu, 4 November 2026 | 19:50

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp40,15 triliun selama periode Januari hingga September 2026.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill