Connect With Us

Pasca Temuan Pabrik Sabu, Organisasi Pemuda di Cisauk Khawatir Apartemen Jadi Sarang Narkoba

Yanto | Rabu, 22 Oktober 2025 | 19:17

Pembentukan tim koordinasi antri narkoba yang melibatkan KNPI, pengelola apartemen, dan Kepolisian Sektor Cisauk, Rabu 22 Oktober 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Suasana tegang mewarnai pertemuan antara Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Cisauk dan pihak pengelola Apartemen Serpong Garden, menyusul temuan pabrik sabu rumahan beromzet miliaran oleh BNN di apartemen tersebut beberapa waktu lalu.

Perdebatan sengit terjadi di Kantor Kecamatan Cisauk, saat membahas longgarnya pengawasan lingkungan yang dikhawatirkan kembali menjadi sarang narkoba, Rabu 22 Oktober 2025. 

Ketua KNPI Cisauk Miftahul Fikri menyatakan kekhawatiran besar komunitas pemuda terhadap potensi apartemen sebagai lokasi rawan penyalahgunaan narkoba, jika sistem keamanannya tidak diperketat secara total.

"Kami tidak ingin kawasan ini jadi sarang aktivitas ilegal! Pengelola harus lebih aktif melakukan pendataan penghuni dan meningkatkan koordinasi dengan aparat setempat," tegas Fikri dalam forum tersebut.

Di sisi lain, pihak Pengelola Apartemen Serpong Garden Anggi mengakui telah menerapkan prosedur keamanan seperti kartu akses dan CCTV. Ia menyambut baik desakan KNPI untuk memperkuat sinergi.

Meski begitu, Anggi enggan membahas lebih jauh terkait insiden penemuan pabrik sabu.

"Kami siap memperkuat sistem pengawasan agar lingkungan apartemen tetap aman dan nyaman. Namun, untuk urusan kasus produksi (narkoba), itu bukan ranah saya, itu BNN. Boleh ditanyakan langsung ke BNN saja," ujar Anggi.

 

Bentuk Tim Khusus Anti-Narkoba

Pertemuan panas tersebut diakhiri dengan kesepakatan yang menghasilkan langkah tegas. Mereka bersepakat untuk segera membentuk tim koordinasi yang melibatkan KNPI, pengelola apartemen, dan Kepolisian Sektor Cisauk.

Tim ini akan bertanggung jawab untuk melakukan sosialisasi dan pemantauan rutin secara intensif, memastikan potensi penyalahgunaan narkoba dapat dicegah sedini mungkin di lingkungan hunian padat tersebut.

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill