Connect With Us

Pengguna Narkoba Meningkat, BNK Tangerang Bakal Bangun Pusat Rehabilitasi

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 19 November 2025 | 13:44

Ketua BNK Tangerang Dedi Sutardi. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Tangerang akan segera membangun fasilitas rehabilitasi khusus bagi masyarakat yang terpapar narkoba.

Upaya ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah daerah dalam menanggulangi penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Tangerang.

Kepala BNK Tangerang Dedy Sutardi menjelaskan rencana pendirian pusat rehabilitasi ini sudah disampaikan kepada Bupati Tangerang dan mendapatkan sambutan yang baik.

"Kami sudah melaporkan ke Pak Bupati dan beliau sudah memberikan persetujuan. Kami harap dalam waktu dekat Kabupaten Tangerang punya pusat rehabilitasi pengguna narkoba," ujarnya, pada Rabu 19 November 2025.

Dedy menyampaikan bahwa fasilitas rehabilitasi perlu segera disiapkan agar masyarakat yang terpapar narkoba bisa ditangani dengan tepat, mengingat proses pemulihan tidak mudah. 

"Kita memang perlu menyiapkan fasilitas rehabilitasi supaya penanganannya lebih tepat. Dari berbagai ungkap kasus, terlihat ada kecenderungan penggunaan narkoba meningkat, khususnya penggunaan obat keras golongan G," jelasnya.

Dedy menambahkan bahwa saat ini sudah ada arahan dari Bupati agar fasilitas tersebut segera disiapkan dan dibahas lebih lanjut melalui rapat bersama instansi terkait.

"Rencananya, lokasi yang disiapkan berada di sekitar Jayanti sebagai pusat rehabilitasi ke depannya," imbuhnya.

Dedy menjabarkan upaya rehabilitasi tidak bisa dilakukan secara instan. Setiap kasus harus melalui proses asesmen oleh Tim Asesmen Terpadu (TAT) yang melibatkan kejaksaan, kepolisian, dan tenaga medis.

"Asesmen itu penting. Tidak bisa ujug-ujug seseorang langsung dimasukkan ke panti rehab. Harus dipelajari dulu apakah dia layak direhabilitasi atau tidak," tutupnya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Duet Perdana Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dalam Film 'Yang Datang dan Yang Pergi', Ini Kisahnya

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:26

Dian Sastrowardoyo dan Roy Sungkono dipertemukan dalam kisah penuh makna yang merangkai romansa, rahasia keluarga, dan konflik lintas generasi melalui film layar lebar terbaru bertajuk Yang Datang dan Yang Pergi.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill