Makan Puas Kuliner Asia Rp188 Ribu, Ada Sushi dan Peking Duck di VIVERE Hotel
Selasa, 15 September 2026 | 14:46
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TANGERANGNEWS.com-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tangerang menghadapi tantangan besar. Data terbaru menunjukkan adanya ketimpangan dalam penyebaran fasilitas dapur MBG, yang paling terasa di wilayah pesisir seperti Kosambi, Teluknaga, Sukadiri dan Sepatan.
Ketimpangan ini menciptakan jurang pemisah yang besar antara wilayah padat perkotaan (urban) dengan daerah pesisir, yang seharusnya menjadi fokus pemerataan layanan gizi.
Koordinator Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Wilayah Tangerang Priyo Basuki menyebutkan ketimpanan jumlah dapur MBG di kedua wilayah ini sangat tinggi, bagaikan langit dan bumi.
"Ketimpangan yang terjadi di wilayah urban dan wilayah pesisir sangat tinggi," ungkap Priyo Basuki, Jumat, 21 November 2025.
Ia membandingkan seperti di Cikupa dengan jumlah dapur MBG terbanyak, mencapai 9 titik. Sementara wilayah Pesisir seperti Sepatan Timur, menjadi wilayah paling minim dengan hanya memiliki 1 dapur MBG yang beroperasi.
Kesulitan Lahan Menjadi Kendala Utama
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Penataan Organisasi dan Antar Kelembagaan Lodewyk Pusung menjelaskan bahwa hambatan utama di balik ketimpangan ini adalah persoalan lahan.
"Sekarang sudah sulit mencari lahan yang memadai untuk mendirikan dapur MBG, kebanyakan sudah dihuni oleh rakyat daerah setempat," ujarnya.
Kesulitan mencari lahan kosong di daerah padat penduduk, termasuk di wilayah pesisir, secara langsung menghambat upaya pemerintah daerah dalam mendirikan fasilitas dapur baru.
"Meski menghadapi tantangan ini, kami mengimbau Koordinator Wilayah untuk tidak menyerah dan terus melakukan pencarian lahan," katanya.
VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan pilihan makan siang akhir pekan melalui program “All Around Asia” di Yin & Yum All Day Dining.
TODAY TAGMultimedia Nusantara School (MNS), sekolah berbasis teknologi dan karakter di bawah naungan Yayasan Multimedia Nusantara (YMN) serta Kompas Gramedia Group, resmi menyelesaikan pembangunan struktur utama Gedung High School di kawasan Gading Serpong
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews