Connect With Us

Imigrasi Ringkus 27 WNA Sindikat Love Scamming di Gading Serpong, Pakai AI Rayu Korban Kirim Foto Tak Senonoh

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 19 Januari 2026 | 14:21

Direktorat Jenderal Imigrasi menunjukkan barang bukti sindikat kejahatan siber internasional bermodus love scamming di kawasan Gading Serpong, Tangerang. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Direktorat Jenderal Imigrasi berhasil membongkar sindikat kejahatan siber internasional bermodus love scamming yang beroperasi di kawasan Gading Serpong, Tangerang.

Sebanyak 27 Warga Negara Asing (WNA) diamankan setelah terbukti menjalankan aksi pemerasan daring menggunakan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).

 

Modus Canggih: Rayuan AI hingga Blackmail

Sindikat ini diketahui bekerja secara terorganisasi dengan memanfaatkan aplikasi AI bernama Hello GPT. Teknologi ini digunakan untuk menyusun percakapan romantis yang meyakinkan guna menjerat korban melalui media sosial.

Plt. Direktur Jenderal Imigrasi, Yuldi Yusman, menjelaskan bahwa setelah korban terpikat, pelaku akan mengirimkan konten tidak senonoh untuk memancing korban melakukan panggilan video (video call).

"Saat itulah pelaku merekam aksi tersebut dan melakukan pemerasan (blackmail). Mereka mengancam akan menyebarkan rekaman jika korban tidak mengirimkan sejumlah uang," ujar Yuldi dalam keterangannya, Senin 29 

 

Kronologi Penangkapan

Operasi pembersihan ini berlangsung dalam beberapa tahap sepanjang Januari 2026. Penangkapan awal pada 8 Januari, Tim Wasdakim menggerebek lokasi pertama di Gading Serpong dan mengamankan 14 WNA yakni 13 asal Tiongkok dan 1 asal Vietnam.

"Di lokasi tersebut, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa komputer dan telepon genggam yang berserakan, serta dua paspor RRT atas nama HJ dan ZR," terang Yudli.

Lalu, pada 10 Januari di sebuah apartemen kawasan BSD, petugas meringkus WN Tiongkok berinisial MX yang telah overstay 137 hari.

Di hari yang sama, 6 WN Tiongkok lainnya ditangkap di Curug Sangereng. "Dua di antaranya telah overstay dan berupaya mengelabui petugas dengan menggunakan dokumen palsu," ungkap Yuldi.

Terakhir pada 16 Januari, petugas kembali menciduk 4 WNA Tiongkok di Gading Serpong. Selain itu, 2 orang lainnya yang masuk dalam daftar pencarian berhasil dicegat saat hendak melintasi bandara.

 

Jaringan Lintas Negara

Penyelidikan mengungkap bahwa sindikat ini dikendalikan oleh jaringan internasional. Pendanaan diduga kuat berasal dari seorang penyandang dana di Tiongkok berinisial ZH.

"Sementara itu, operasional di Indonesia dipimpin oleh sosok berinisial ZK yang disebut sebagai "Bos Besar", dibantu oleh pelaksana lapangan berinisial ZJ (alias Titi) serta pasangan suami istri CZ dan BZ," tambah Yuldi.

Hingga saat ini, total 27 WNA telah diamankan ke ruang detensi Imigrasi untuk pemeriksaan intensif. Mereka terancam sanksi berat atas pelanggaran izin tinggal serta indikasi tindak pidana kejahatan siber.

Pihak Imigrasi juga telah memasukkan 105 WNA Tiongkok lainnya ke dalam daftar Subject of Interest karena diduga kuat terkait dengan jaringan ini.

"Operasi ini menunjukkan keseriusan kami dalam memberantas kejahatan transnasional. Kami tidak akan mentolerir aktivitas yang mengancam keamanan masyarakat," tegas Yuldi.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

BANTEN
Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Andra Soni Susuri Kali Angke, Temukan Dua Penyebab Utama Banjir Tangerang

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:42

Gubernur Banten Andra Soni bersama Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung kondisi Kali Angke menggunakan perahu

SPORT
Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Cerita Pelari Jawara Run 2026, Irsan Jauh-Jauh dari Sulawesi Jadi Finisher Pertama hingga Syahdan Ikut Lari untuk Terapi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:22

Perjalanan jauh dari Sulawesi mengantarkan Irsan menjadi finisher pertama dalam PLN Mobile Jawara Run 2026 di Serang, Banten.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill