Connect With Us

Wabup Tangerang Sebut Anak Muda Paling Rentan Terpapar Ujaran Kebencian dan Paham Radikal di Medsos

Muhamad Yusri Hidayat | Selasa, 3 Februari 2026 | 19:10

Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah mengimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap bahaya paparan radikalisme pada anak di ruang digital maupun media sosial.

‎Meski begitu, Intan mengajak agar seluruh keluarga, masyarakat dan instansi terkait di pemerintahannya untuk bisa bersama-sama mengawasi aktivitas anak. 

‎"Paling tidak sebagai orang tua, guru memberikan imbauan agar anak ini dipantau dalam pergerakan di media sosial. Kita tidak tahu aktivitas mereka menggunakan media sosial seperti apa. Tetapi kita bisa bagaimana kita atur apa yang bisa mereka konsumsi dan menyebarkannya," ujar Intan pada Selasa 3 Februari 2026.

‎Menurutnya, kalangan remaja menjadi pihak yang paling rentan terkena paparan paham radikal lewat media sosial, karena tidak mempunyai literasi yang cukup untuk bisa menyaring segala informasi.

‎Untuk mencegah hal tersebut, maka seluruh pihak diminta untuk bisa memberikan sosialisasi tentang media digital yang ramah informasi kepada anak muda.

‎"Kalau urusan gadget itu kita saja tidak bisa memantau, kita tidak bisa membatasi anak-anak untuk mengakses informasi. Tetapi setidaknya kita bisa memberikan pemahaman kepada anak dalam menggunakan media sosial sebijak mungkin," katanya.

‎Selain itu, agar tidak terpapar dengan paham radikal, para kalangan remaja juga perlu diusahakan untuk memperkuat literasi tentang ruang digital yang ramah dan bijak. 

‎Pasalnya, sebagai mana diketahui saat ini banyak ruang media yang menjadi tempat untuk ujaran kebencian dan konten sensitif lainnya.

‎"Bagai mana caranya kita tekankan agar anak itu sebijak mungkin menggunakan medsos. Menyebarkan konten sesuatu juga harus bijak karena seperti mana saat ini banyak ujaran kebencian sudah melanggar undang-undang," tutupnya.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill