Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Polisi telah mendapatkan identitas pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang menodongkan benda diduga senjata api (senpi) karena kepergok warga saat beraksi di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
"Sampai dengan saat ini kita sudah melakukan penyelidikan dan mengantongi beberapa nama pelaku," ujar Kanit Reskrim Polsek Cikupa IPDA Syaiful Rudiansyah, pada Senin 9 Februari 2026.
Sementara terkait senpi yang digunakan pelaku untuk menodong warga, Syaiful mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan keaslian dari senjata tersebut.
"Setelah kita datang ke TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi dan korban, kami belum bisa memastikan secara spesifik bahwa itu adalah senjata api atau bukan," katanya.
Sebelumnya, sebuah video rekaman CCTV memperlihatkan pelaku curanmor yang menodongkan senpi saat aksi pencuriannya ini gagal di Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Jumat 6 Februari 2026, pukul 16.02 WIB.
Pelaku terlihat mengendarai sepeda motor bermerk Honda Beat. Ketika itu keduanya tengah mencoba menggasak sepeda motor Kawasaki Ninja milik warga.
"Sontak, korban langsung keluar dan berteriak. Tapi saat dikejar, tiba-tiba satu pelaku yang dibonceng motor mengeluarkan benda diduga senjata api," jelas Syamsul.
Ia menduga pelaku merupakan spesialis curanmor yang kerap beraksi di wilayah hukum Polresta Tangerang.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Tuberkulosis (TB) di Lapas Kelas I Tangerang yang berlangsung selama 28-30 Juli 2026, diikuti sebanyak 600 warga binaan.
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews