Connect With Us

Dugaan Pemerkosaan di Kopdes Merah Putih Soelar, DPRD Desak Polisi Usut Tuntas

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 2 April 2026 | 20:02

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Komisi II Deden Umardani. (@TangerangNews / Yanto)

‎TANGERANGNEWS.com-DPRD Kabupaten Tangerang menyoroti kasus dugaan kekerasan seksual yang dialami mantan pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih atau KDMP Desa Pasanggrahan, Kecamatan Solear.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PDIP Deden Umardani meminta aparat penegak hukum (APH) untuk untuk mempercepat penuntasan kasus tersebut guna memberikan keadilan pada korban.

‎"Terhadap penanganan pelaporan, pihak Kepolisian agar dapat melakukan proses cepat berkeadilan," ucapnya, Kamis 2 April 2026.

‎Deden menegaskan dalam kasus tersebut terjadi sebuah pengancaman yang tidak hanya dialami korban, tetapi juga tunangannya.

Menurut dia, hal itu mengindikasikan kemungkinan adanya tindak pidana lain yang dilakukan oleh terlapor.

‎"Lalu yang jadi perhatian khusus adalah jika benar kejadian dilakukan di gerai KDMP, tempat yang harusnya berfungsi sebagai penggerak ekonomi di desa, tapi digunakan jadi tempat melakukan aksi kejahatan seksual oleh pengurusnya dengan menggunakan kuasa sebagai atasan," tegasnya.

‎Ia menekankan agar DP3A segera melakukan pendampingan psikologis sekaligus pendampingan hukum bagi korban melalui Posko Bantuan Hukum (Posbakum). 

‎"Ada beberapa LBH yang sudah kerja sama, nanti dipastikan agar proses hukumnya didampingi sampai tuntas," jelasnya.

‎Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UMKM Kabupaten Tangerang Anna Ratna membantah adanya dugaan kekerasan seksual yang terjadi di lingkungan KDMP Pasanggrahan, Kecamatan Solear.

‎Menurut Anna, peristiwa yang terjadi bukanlah pemerkosaan, melainkan perbuatan yang dilakukan atas dasar keinginan pribadi antara pria bernama Asep Wahyudi dengan IL yang saat itu sebagai bendahara KDMP.

‎"Kejadian itu bukan pemerkosaan, melainkan suka sama suka, jadi tidak ada cerita pemerkosaan itu. Dan tempatnya pun bukan gudang KDMP," ujar Anna Ratna. 

‎Selain itu, kata Anna, peristiwa yang terjadi di antara IL dengan Asep Wahyudi tidak ada sangkut pautnya dengan program pemerintah.

‎"Kami juga sebenarnya terusik ya dengan hal ini  kan mencoreng karena membawa nama KDMP," katanya. 

‎Sebelumnya, Kuasa Hukum korban, Abdul Hamim Jauzie mengatakan, meski peristiwa tersebut telah terjadi beberapa bulan lalu. Namun hingga saat ini insiden tersebut masih membekas diingatan korban hingga kliennya mengalami depresi. 

‎"Saat ini bahkan korban menutup diri dari teman-temannya," ujarnya, Senin 30 Maret 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill