Connect With Us

Kuota Beasiswa Tangerang Gemilang 2026 Naik 3 Kali Lipat, Bupati Tangerang Jamin Tidak Ada Titipan

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:35

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri seleksi wawancara calon penerima Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa 12 Mei 2026. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Program Beasiswa Tangerang Gemilang tahun 2026 mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Dari sekitar 1.700 lebih pendaftar, sebanyak 1.458 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi yang berhak untuk mengikuti tahapan wawancara.

Dari jumlah tersebut, sekitar 650 peserta akan ditetapkan sebagai penerima beasiswa.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menjelaskan, kuota jumlah penerima beasiswa tahun 2026 meningkat hampir tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

"Pada tahun 2025, penerima beasiswa tercatat sebanyak 235 orang, sedangkan tahun ini meningkat menjadi sekitar 650 hingga 670 orang," ujarnya saat menghadiri seleksi wawancara calon penerima Program Beasiswa Tangerang Gemilang Tahun 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Puspemkab Tangerang, Selasa 12 Mei 2026.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus menguatkan komitmennya untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat kurang mampu melalui program Beasiswa Tangerang Gemilang

“Ya, hari ini alhamdulillah telah dilaksanakan seleksi administrasi dan wawancara untuk Program Beasiswa Tangerang Gemilang. Hadir di sini lebih kurang sekitar 1.400 yang mendaftarkan diri,” ujarnya.

Menurut dia, program tersebut diprioritaskan bagi masyarakat Kabupaten Tangerang yang masuk kategori Desil 1 hingga Desil 4 atau keluarga dengan keterbatasan ekonomi dan berpenghasilan rendah.

“Jadi masyarakat yang orang tuanya keterbatasan ekonomi, orang tuanya berpenghasilan rendah, mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan program beasiswa,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh penerima beasiswa akan mendapatkan pembiayaan pendidikan secara penuh hingga lulus dan wisuda.

“Mudah-mudahan ini menjadi modal dasar bagi anak-anak kita supaya bisa sekolah, bisa kuliah dan mereka supaya bisa pintar, bisa cerdas, dan gratis semuanya. Dari awal masuk sampai dengan selesai dia wisuda, gratis,” tegasnya.

Lanjut dia, Program Beasiswa Tangerang Gemilang juga telah bekerja sama dengan 33 perguruan tinggi di Indonesia.

Bahkan, sejumlah kampus ternama terus menjalin komunikasi untuk memperluas kerja sama dengan Pemkab Tangerang, termasuk Institut Teknologi Bandung (ITB).

Maesyal berharap program tersebut mampu menjadi motivasi bagi generasi muda Kabupaten Tangerang untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menciptakan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.

Terkait proses seleksi, Bupati memastikan seluruh tahapan dilakukan secara transparan dan bebas dari titipan.

“Enggak ada titipan. Semuanya seleksi. Bukan hanya seleksi di internal sini saja, tapi juga di perguruan tinggi kita tidak bisa masuk ke sana,” tegasnya.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

NASIONAL
Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya

Pindah Rumah Belum Tentu Harus Ganti KTP dan KK, Ini Penjelasannya

Senin, 27 Juli 2026 | 14:28

Masyarakat yang berpindah tempat tinggal belum tentu wajib mengganti alamat pada Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) maupun Kartu Keluarga (KK). 

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill