Connect With Us

AI atau Asli? Diduga Pocong Jadi-jadian Teror Warga Tangerang

Fahrul Dwi Putra | Senin, 18 Mei 2026 | 10:51

Tangkapan layar diduga sosok pocong jadi-jadian yang ternyata merupakan hasil generate artificial intelligence (AI). (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sejumlah unggahan mengenai sosok diduga pocong jadi-jadian yang disebut berkeliaran di beberapa wilayah Tangerang. 

Isu tersebut ramai diperbincangkan warga setelah muncul video, tangkapan layar percakapan, hingga foto-foto yang memperlihatkan sosok putih berdiri di jalanan pada malam hari.

Sejumlah akun Instagram di antaranya @abouttng_botang, @infocipondoh.id, hingga @infosepatan.id mengunggah informasi terkait dugaan kemunculan pocong tersebut. 

Dalam unggahan yang beredar, lokasi kemunculan disebut berada di wilayah Kabupaten Tangerang seperti Teluknaga, Sepatan, hingga merambah ke kawasan Cipondoh, Kota Tangerang.

Salah satu unggahan memperlihatkan percakapan warga yang mengaku resah dengan isu tersebut. 

Dalam tangkapan layar yang beredar, seorang warga menulis, “Min maaf mau nanya emang bner gak katanya lagi viral Pocong jadi2an di Kabupaten Tangerang terutama di Bojong bukan hanya di Bojong TPI di Gempol sari keramat.”

Warga lainnya juga mempertanyakan kebenaran video yang beredar di media sosial. “Daerah Teluknaga min, sebenarnya ini AI bukan sih saya kurang percaya sama begituan soalnya meresahkan warga,” tulis salah satu akun dalam unggahan yang ramai dibagikan ulang dikutip Senin, 18 Mei 2026.

Tak hanya itu, unggahan lain dari akun media sosial lokal juga memperlihatkan keresahan warga di wilayah Sepatan dan Sukadiri. 

Salah satu pesan yang beredar berbunyi, “Min daerah Sukadiri Pekayon LGI gk bisa tenang di MLM hari, katanya ada pocong keliling.”

Sementara itu, akun @infocipondoh.id sempat mengunggah narasi soal “teror pocong jadi-jadian” yang diduga digunakan untuk menakut-nakuti warga. 

Dalam unggahan tersebut disebutkan sosok pocong diduga terlihat di kawasan Cipondoh pada malam hari dan membuat warga sekitar waspada.

Namun akun yang sama kemudian memberikan klarifikasi bahwa kabar pocong di Cipondoh diduga merupakan hoaks. 

Dalam unggahan lanjutan disebutkan gambar yang beredar kemungkinan hanyalah hasil edit atau generate artificial intelligence (AI).

Perdebatan soal konten asli atau hasil AI pun semakin ramai di media sosial. 

Sejumlah warganet menilai beberapa gambar memiliki bentuk dan pencahayaan yang tidak natural sehingga diduga kuat merupakan hasil manipulasi digital.

Meski begitu, isu tersebut tetap membuat sebagian warga khawatir. Terlebih video dan foto yang beredar terus menyebar dari satu akun ke akun lainnya tanpa diketahui pasti sumber awalnya.

Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait dugaan kemunculan pocong jadi-jadian tersebut. 

Warga pun diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi serta tetap berhati-hati saat beraktivitas di malam hari.

BISNIS
Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Dampak Rupiah Melemah, Industri Minuman Kemasan Tertekan Biaya Produksi dan Daya Beli

Jumat, 5 Juni 2026 | 23:57

Industri makanan dan minuman nasional, khususnya sektor minuman kemasan, terus menunjukkan resiliensinya sebagai salah satu tulang punggung manufaktur di Indonesia.

BANDARA
Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Bandara Soekarno-Hatta Pangkas Alur Kedatangan Jemaah Haji Jadi 30 Menit

Rabu, 3 Juni 2026 | 20:51

Bandara Internasional Soekarno-Hatta melakukan efisiensi pada fase kepulangan jemaah haji Tahun 1447 H/2026 M, yang berlangsung mulai 1 hingga 30 Juni 2026.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill