Connect With Us

Industri Tekstil Banten Tertekan Produk Impor, PLN Pastikan Listrik Andal untuk Jaga Produktivitas

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 26 Mei 2026 | 10:10

PLH General Manager PLN UID Banten, Fauzan memberikan sambutan pada kegiatan Customer Gathering Pelanggan Industri Tekstil di Hotel Harris Gading Serpong, Kamis 21 Mei 2026. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- PT PLN UID Banten menggelar Customer Gathering Pelanggan Industri Tekstil di kawasan Gading Serpong, Kabupaten Tangerang, sebagai upaya memperkuat komunikasi dengan pelaku industri tekstil di tengah tekanan ekonomi dan membanjirnya produk impor.

Kegiatan bertema “Strengthening Partnership, Accelerating Growth” itu dihadiri perwakilan pemerintah daerah, asosiasi industri tekstil, PLN Group hingga para pelaku industri tekstil dan kimia di wilayah Banten.

PLH General Manager PLN UID Banten Fauzan mengungkapkan, sektor tekstil saat ini menghadapi tantangan berat menjelang 2026.

Mulai dari pelemahan pasar, tingginya biaya produksi hingga derasnya produk impor yang memengaruhi utilisasi produksi industri nasional.

“Sektor industri tekstil merupakan sektor strategis yang memiliki peran besar terhadap pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja dan ekspor nasional. Namun di tengah berbagai tekanan global dan masuknya produk impor, industri tekstil di Banten masih menunjukkan daya tahan yang positif,” ujar Fauzan.

Ia mengatakan, sektor industri hingga kini masih menjadi penyumbang terbesar konsumsi listrik di wilayah Banten. 

Karena itu, PLN berupaya menjaga keandalan pasokan listrik agar aktivitas industri tetap berjalan optimal.

Menurutnya, industri tekstil membutuhkan dukungan kelistrikan yang stabil dan efisien agar mampu menjaga produktivitas dan daya saing usaha di tengah kondisi ekonomi yang tidak menentu.

“PLN ingin menghadirkan ruang komunikasi yang kolaboratif guna memahami kebutuhan pelanggan sekaligus memberikan solusi kelistrikan yang andal, efisien dan berkelanjutan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, PLN juga memperkenalkan sejumlah layanan untuk mendukung efisiensi industri, seperti Integrated Business Solution (IBS), monitoring energi hingga dukungan transisi energi menuju industri hijau.

Salah satu agenda utama dalam kegiatan itu ialah Focus Group Discussion (FGD) yang membahas berbagai persoalan yang dihadapi pelaku industri tekstil dan kimia menjelang tahun 2026.

Forum tersebut juga menyinggung penurunan utilisasi produksi akibat serbuan produk impor, tingginya biaya operasional hingga dampak dinamika ekonomi global terhadap daya saing industri nasional.

Perwakilan PT Indah Jaya Industri, Andre, menilai komunikasi yang dibangun PLN selama ini cukup membantu pelaku usaha industri tekstil.

“Selama ini layanan dan respons yang diberikan PLN terhadap kami para pelaku bisnis sangat baik dan cepat. Komunikasi yang dilakukan PLN kepada kami sebagai pelaku usaha juga cukup baik. Ke depan kami berharap PLN bisa terus lebih baik lagi,” ujarnya.

Ia berharap PLN dapat terus meningkatkan kecepatan pelayanan dan menjaga keandalan pasokan listrik untuk mendukung aktivitas industri di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

NASIONAL
Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Suahasil Nazara Jadi Menkeu, Mengaku Baru Ditelepon Istana Pagi Sebelum Dilantik Sore

Senin, 14 September 2026 | 16:46

Suahasil Nazara mengaku baru mendapat informasi untuk menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 14 September 2026, pagi. Ia kemudian menghadap Presiden Prabowo Subianto sebelum dilantik di Istana Negara, Jakarta.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Sungai Cimanceuri Menghitami Diduga Tercemar Limbah Industri di Kawasan Milenium

Sungai Cimanceuri Menghitami Diduga Tercemar Limbah Industri di Kawasan Milenium

Senin, 14 September 2026 | 21:09

Aliran Sungai Cimanceuri yang berlokasi di kawasan Milenium perbatasan Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa dan Matagara, Kecamatan Tigaraksa menghitam hingga menimbulkan aroma bau tidak sedap.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill