Connect With Us

Atasi Efek Kenaikan Pertamax, Pemkab Tangerang Wacanakan Keringanan Kredit hingga Hapus Bunga untuk UMKM

Muhamad Yusri Hidayat | Rabu, 17 Juni 2026 | 22:43

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Menyusul kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, kini sedang menyusun langkah-langkah strategis, demi meredam dampak sosial-ekonomi yang mungkin timbul di kalangan masyarakat.

‎Diketahui, BBM jenis Pertamax dan Pertamax Green mengalami kenaikan pada Rabu 10 Juni 2026. Harga Pertamax (RON 92) menjadi Rp 16.250 per liter dari yang semula hanya Rp 12.300 per liter.

Sementara Pertamax Green 95 (RON 95) naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

‎Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan pihaknya berupaya mengendalikan inflasi daerah dengan rencana jangka panjang dan pendek.

‎"Pak Bupati sepertinya punya ide untuk bagaimana menyelamatkan masyarakat kecil di bawah. Misalnya beliau akan mengadakan banyak intervensi di beberapa sektor ekonomi masyarakat," ujar Soma, Rabu 17 Juni 2026.

‎Ia menjelaskan, intervensi sektor ekonomi ini ditujukan untuk mempertahankan stabilitas daya beli masyarakat di tengah lonjakan harga BBM. 

‎Menurut Soma, langkah ini dinilai sebagai cara paling kilat untuk melindungi daya beli masyarakat dan pekerja daerah dari inflasi.

‎"Misalnya intervensi pasar, dengan sembako murah misalnya, langkah seperti itu akan kita perbanyak," terangnya.

‎Sebagai langkah tambahan, Pemkab Tangerang berencana memberikan keringanan kredit bagi pelaku UMKM lokal.

Kebijakan ini menyasar warga yang memiliki pembiayaan di institusi milik daerah, termasuk Bank Perekonomian Rakyat (BPR), Lembaga Keuangan Mikro (LKM), serta Unit Pelaksana Teknis Dinas Pembiayaan (UPDB).

‎"Mungkin juga kebijakan misalnya menghapus bunga pinjaman bagi yang pinjamnnya di institusi yang punya kita," ujarnya.

‎Meski begitu, kata Soma,  beberapa program di atas baru memasuki fase perencanaan. Pihaknya tengah mendiskusikan secara intens dengan berbagai instansi terkait, demi menguji kesiapan operasional dalam mengendalikan inflasi di wilayah tersebut.

‎"Mungkin, kalau ini terus terang belum kita terapkan. Tapi baru gagasan aja tapi nanti kita akan bahas dan diskusi bersama," tutupnya.

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

NASIONAL
Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Simak Tips Berkunjung ke GIIAS 2026 di Akhir Pekan Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 20:10

Pameran otomotif terbesar se-Asia Tenggara, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, kini memasuki akhir pekan pertamanya sejak resmi dibuka pada 30 Juli 2026.

KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill