Connect With Us

Asap Berkurang, Pengungsi Kebakaran TPA Jatiwaringin Mulai Kembali ke Rumah

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 9 Juli 2026 | 15:24

Suasana tempat pengungsian warga terdampak kebakaran TPA Jatiwringin, Kabupaten Tangerang telah sepi karena mereka kembali ke rumah masing-masing. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Setelah sembilan hari didera kepulan asap pekat akibat kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, ribuan warga akhirnya bisa bernapas lega.

Posko pengungsian di Kantor Desa Tanjakan Mekar, Kecamatan Rajeg, kini mulai sepi seiring dengan kondisi area TPA yang perlahan berangsur kondusif.

Sejak Rabu 8 Juli 2026 malam, menunjukkan tidak ada lagi warga yang menetap di posko. Seluruh warga yang sebelumnya dievakuasi telah memutuskan untuk kembali ke rumah masing-masing.

Siti Rohimah, salah seorang warga yang sempat mengungsi sejak hari pertama, mengungkapkan alasan kepulangan mereka. Selain karena asap yang mulai menipis, warga mengaku rindu untuk beristirahat di rumah sendiri setelah berhari-hari tinggal di posko.

"Alhamdulillah asapnya sudah tidak menebal. Kami ingin istirahat di rumah agar bisa tidur nyenyak. Selain itu, kami juga harus segera membersihkan rumah dari debu-debu asap yang menempel," ungkapnya.

Siti menceritakan pengalaman pahitnya terpapar asap beracun yang sempat membuatnya mengalami sesak napas.

Ia berharap pemerintah daerah dapat melakukan evaluasi mendalam terhadap tata kelola TPA agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

"Harapannya jangan sampai ada kebakaran lagi. Asapnya sangat berbahaya bagi kesehatan warga," tegasnya.

Kepala Desa Tanjakan Mekar, Uti, membeberkan bahwa selama delapan hari masa kritis, sebanyak 1.228 warga dari berbagai usia, mulai dari balita hingga lansia, terpaksa dievakuasi demi keselamatan mereka.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 210 warga telah mendapatkan pemeriksaan medis intensif. Dari jumlah tersebut, ditemukan 72 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) kategori ringan.

Seluruh pasien telah mendapatkan penanganan tuntas di tingkat Puskesmas tanpa harus dirujuk ke rumah sakit.

Di sisi lain, operasi pemadaman oleh tim gabungan lintas instansi menunjukkan progres yang signifikan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa penanganan kebakaran kini telah mencapai angka 49 persen.

Upaya melokalisasi dan memadamkan titik api masih terus digencarkan melalui kombinasi operasi darat dan udara.

Meski warga telah kembali ke rumah, pemerintah tetap mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat kembali adanya kepulan asap yang menebal.

KOTA TANGERANG
Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Percepat Penataan Kawasan Pasar Anyar, Pemkot Tangerang Bagikan Kupon Relokasi ke 273 Pedagang

Senin, 2 November 2026 | 18:01

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.

KAB. TANGERANG
200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

Senin, 2 November 2026 | 22:39

Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill