Connect With Us

2 Bulan Kekeringan, 200 KK di Mekarbaru Tangerang Alami Krisis Air Bersih

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 23 Juli 2026 | 17:28

Warga terdampak kekeringan di Desa Kosambi Dalam, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang antre air bersih dari PMI, Kamis 23 Juli 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

‎TANGERANGNEWS.com-Warga Kecamatan Mekarbaru, Kabupaten Tangerang dilanda kekeringan akibat kemarau ekstrem atau El Nino Godzilla yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir.

‎Berdasarkan pantauan Tangerangnews di Desa Kosambi Dalam, pada Kamis 23 Juli 2026 siang, krisis air bersih melanda pemukiman warga, ditandai dengan aliran keran yang mengecil dan kering.

Kondisi ini diperparah oleh ketiadaan sumber mata air alternatif di wilayah tersebut.

‎Selain itu, terlihat Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang mengirimkan bantuan air bersih di lokasi.

Begitu mobil tangki air tiba, kerumunan warga yang didominasi oleh para ibu rumah tangga segera berlari mendekat. Mereka membawa berbagai wadah seperti galon dan drum untuk menampung bantuan air bersih tersebut. 

Kustara, Ketua RT02/02 Desa Kosambi Dalam mengatakan ada sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) di wilayahnya yang mengalami krisis air bersih.

Untuk memenuhi aktivitas harian, tiap keluarga membutuhkan bantuan air bersih sebanyak 200 liter per harinya. ‎

‎"Selama kekurangan air ini, untuk minum, masak dan mencuci sangat sulit. Kekeringan sudah terjadi selama dua bulan. Semenjak tidak ada air bersih warga harus membeli air," ungkapnya. 

‎Sementara itu, salah seorang warga, Suratni mengatakan, selama beberapa minggu terakhir sumur air di rumahnya tidak dapat mengeluarkan air sama sekali. 

‎"Dari minggu kemarin, sumur udah sama sekali enggak ngeluarin air," ujarnya. 

‎Senada, salah seorang warga lainnya Suhernah mengaku harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan bersih, lantaran aksesnya yang jauh dari rumah.

‎Ia mengungkapkan, saat kemarau panjang terjadi, wilayah tempatnya tinggal seringkali mengalami kekeringan yang menyebabkan warga mengalami krisis air bersih. 

‎"Harus beli air bersih, satu gerobak itu Rp25 ribu. Per hari bisa beli satu gerobak air bersih," ungkap Suhenah. 

‎Adapun jika ada bantuan air bersih dari pemerintah, para warga harus berebut untuk mendapatkannya.

‎"Tadi sempat rebutan air bersih, alhamdulillah sekarang ada bantuan air di sini warga pada senang. Harapannya suplai bantuan air bersih ini dikirim setiap hari, biar warga tidak kekurangan," tuturnya.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

KOTA TANGERANG
Polisi Bongkar Industri Rumahan Tembakau Sintetis di Tangsel, Modal Rp21 Juta Jadi Rp1 Miliar

Polisi Bongkar Industri Rumahan Tembakau Sintetis di Tangsel, Modal Rp21 Juta Jadi Rp1 Miliar

Selasa, 15 September 2026 | 11:56

Polres Metro Jakarta Barat membongkar praktik produksi rumahan (home industry) tembakau sintetis di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill