TANGERANGNEWS.com-Warga Kecamatan Mekarbaru, Kabupaten Tangerang dilanda kekeringan akibat kemarau ekstrem atau El Nino Godzilla yang sudah berlangsung selama dua bulan terakhir.
Berdasarkan pantauan Tangerangnews di Desa Kosambi Dalam, pada Kamis 23 Juli 2026 siang, krisis air bersih melanda pemukiman warga, ditandai dengan aliran keran yang mengecil dan kering.
Kondisi ini diperparah oleh ketiadaan sumber mata air alternatif di wilayah tersebut.
Selain itu, terlihat Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang mengirimkan bantuan air bersih di lokasi.
Begitu mobil tangki air tiba, kerumunan warga yang didominasi oleh para ibu rumah tangga segera berlari mendekat. Mereka membawa berbagai wadah seperti galon dan drum untuk menampung bantuan air bersih tersebut.
Kustara, Ketua RT02/02 Desa Kosambi Dalam mengatakan ada sebanyak 200 Kepala Keluarga (KK) di wilayahnya yang mengalami krisis air bersih.
Untuk memenuhi aktivitas harian, tiap keluarga membutuhkan bantuan air bersih sebanyak 200 liter per harinya.
"Selama kekurangan air ini, untuk minum, masak dan mencuci sangat sulit. Kekeringan sudah terjadi selama dua bulan. Semenjak tidak ada air bersih warga harus membeli air," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Suratni mengatakan, selama beberapa minggu terakhir sumur air di rumahnya tidak dapat mengeluarkan air sama sekali.
"Dari minggu kemarin, sumur udah sama sekali enggak ngeluarin air," ujarnya.
Senada, salah seorang warga lainnya Suhernah mengaku harus mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan bersih, lantaran aksesnya yang jauh dari rumah.
Ia mengungkapkan, saat kemarau panjang terjadi, wilayah tempatnya tinggal seringkali mengalami kekeringan yang menyebabkan warga mengalami krisis air bersih.
"Harus beli air bersih, satu gerobak itu Rp25 ribu. Per hari bisa beli satu gerobak air bersih," ungkap Suhenah.
Adapun jika ada bantuan air bersih dari pemerintah, para warga harus berebut untuk mendapatkannya.
"Tadi sempat rebutan air bersih, alhamdulillah sekarang ada bantuan air di sini warga pada senang. Harapannya suplai bantuan air bersih ini dikirim setiap hari, biar warga tidak kekurangan," tuturnya.