Connect With Us

Darurat Kemarau Ekstrem, Ada 11 Titik Kebakaran di Kabupaten Tangerang dalam Sehari

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:35

Kebakaran lahan di Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang akibat cuaca panas, Kamis 23 Juli 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Dampak musim kemarau ekstrem mulai memicu rentetan bencana kebarakan di wilayah Kabupaten Tangerang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 11 peristiwa kebakaran lahan, ilalang, hingga tumpukan sampah terjadi secara beruntun dalam satu hari, Kamis 23 Juli 2026.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengungkapkan belasan insiden kebakaran tersebut tersebar di berbagai kecamatan, mulai dari wilayah Kosambi, Curug, Teluknaga, Sindang Jaya, Sepatan, Tigaraksa, Solear, Cikupa, Kronjo, hingga Pasar Kemis.

Berdasarkan data BPBD, kebakaran pertama tercatat melanda tumpukan sampah di Jalan Raya Salembaran, Desa Kosambi Timur, pada pukul 06.50 WIB.

Rangkaian insiden kemudian berlanjut hampir sepanjang hari hingga sore menjelang petang, didominasi oleh terbakarnya lahan ilalang kering serta limbah sampah yang dipicu oleh cuaca panas terik.

"Kemungkinan cuaca panas, masih dugaan sementara," jelas Taufik saat dikonfirmasi terkait pemicu rentetan kebakaran tersebut.

 

Siagakan 14 Pos Layanan

Menghadapi potensi peningkatan darurat bencana selama musim kemarau baik berupa kebakaran maupun krisis air bersih, BPBD Kabupaten Tangerang telah mengambil langkah antisipatif, dengan menyiagakan 14 pos pelayanan yang didukung oleh personel siaga.

Taufik menjelaskan, pos-pos tersebut dirancang untuk merespons cepat berbagai aduan bencana di tengah masyarakat, mencakup wilayah lintas kecamatan.

"Artinya setiap pos bisa melayani dua kecamatan apabila terjadi bencana alam, bencana kekeringan, bencana puting beliung, bencana banjir, musibah kebakaran," terangnya.

Mengingat prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan tingkat suhu panas yang cukup tinggi, pihak BPBD mengeluarkan imbauan keras kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan.

"Kita sudah imbau jangan ada lagi membakar sampah atau limbah atau ilalang ya. Kemudian juga, sebagaimana kita tahu bahwa perkiraan cuaca BMKG kan panasnya tinggi sekali," tutup Taufik.

TANGSEL
420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

Senin, 2 November 2026 | 09:50

Sebanyak 420 pelanggaran lalu lintas tercatat selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

HIBURAN
Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Diikuti 1.100 Peserta, Pharmaphoria Fun Run 2026 Meriahkan Paramount Petals

Minggu, 1 November 2026 | 19:47

Paramount Petals menggelar Pharmaphoria Fun Run 2026 di kawasan Boulevard Paramount Petals, Kabupaten Tangerang, Minggu, 1 November 2026.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill