Connect With Us

Jangan Sweeping! Polresta Tangerang Imbau Warga Lapor Polisi Jika Terganggu Aktivitas LGBTQ

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 24 Juli 2026 | 15:10

Ilustrasu anti-LGBT. (@TangerangNews / Istimewa)

‎TANGERANGNEWS.com-Polresta Tangerang mengimbau agar masyarakat di wilayah hukumnya untuk tidak melakukan sweeping pada kelompok Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ).

Imbauan ini dikeluarkan menyusul maraknya seruan sweeping di media sosial, salah satunya melalui kampanye akun Instagram @mr.cula_, serta berkaca dari insiden aksi persekusi terhadap transpuan yang baru-baru ini terjadi di Kota Bogor.

‎Kasie Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Leksono mengatakan setiap warga Negara Republik Indonesia berhak untuk mendapatkan perlindungan hukum. 

‎"Kami ini kan tugasnya menjaga Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat). Siapa pun yang jadi korban tindak pidana, entah itu persekusi, tindakan anarkis, atau aksi sweeping ilegal, ya pasti kami lindungi," ujar Tri, Jumat 24 Juli 2026.

‎Menurut Tri, penertiban dan penegakkan merupakan wewenang negara dan bukan kewenangan individu serta kelompok tertentu. 

Pihak-pihak yang melakukan aksi sweeping secara mandiri, merupakan hal yang ilegal dan masuk ke ranah tindak pidana. 

‎"Masyarakat jangan main hakim sendiri. Yang namanya penertiban, penegakan disiplin, atau menjaga keamanan itu wewenang negara, bukan perorangan atau kelompok tertentu. Kalau warga main sweeping sendiri, itu malah jatuhnya aksi ilegal," ungkapnya. 

‎Selain itu, kata Tri, apabila terganggu dengan aktivitas tertentu yang dilakukan oleh kelompok LGBTQ, warga diminta untuk melapor ke pihak kepolisian dan tidak melakukan aksi main hakim sendiri. 

‎Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat tidak terprovokasi dan melakukan aksi sweeping secara mandiri terhadap kelompok LGBTQ. 

‎"Bisa ke polsek terdekat atau langsung telepon Call Center 110. Jangan bertindak anarkis. Nanti kalau warga gerak sendiri, malah bisa kena masalah hukum juga," imbaunya.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

Senin, 2 November 2026 | 09:50

Sebanyak 420 pelanggaran lalu lintas tercatat selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill