Connect With Us

Atasi Kekeringan, Sumur Bor Bakal Dibangun di Kabupaten Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 29 Juli 2026 | 16:22

Warga terdampak kekeringan di Desa Kosambi Dalam, Kecamatan Mekar Baru, Kabupaten Tangerang antre air bersih dari PMI, Kamis 23 Juli 2026. (@TangerangNews / Muhamad Yusri Hidayat)

TANGERANGNEWS..com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperkuat sinergi dalam penanganan dampak kekeringan akibat musim kemarau panjang.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menegaskan pemerintah daerah berkomitmen menghadirkan solusi yang komprehensif, baik untuk penanganan darurat maupun berkelanjutan.

"Untuk jangka pendek, distribusi air bersih akan terus dilakukan secara rutin melalui Perumda Tirta Kerta Raharja agar kebutuhan harian masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau," ujarnya dikutip Rabu 29 Juli 2026.

Sementara itu, untuk solusi jangka panjang, Pemkab Tangerang dan Pemprov Banten telah membagi tugas guna menghindari tumpang tindih program.

"Kolaborasi tersebut mencakup pembangunan instalasi penampungan air (toren) serta pengeboran sumur di titik-titik yang membutuhkan," katanya.

Gubernur Banten Andra Soni menjelaskan pihaknya telah mengerahkan Dinas ESDM untuk melakukan kajian dan penelitian mendalam guna menentukan lokasi serta kedalaman pengeboran sumur yang paling efektif.

Langkah ini dinilai krusial mengingat musim kemarau tahun ini tergolong panjang dan terik, sehingga meningkatkan potensi kekeringan di berbagai wilayah.

"Kami memastikan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih dan air minum, tetap terpenuhi melalui suplai rutin PDAM. Secara bersamaan, kami berupaya menghadirkan solusi permanen melalui pengeboran sumur agar kemarau di masa mendatang tidak lagi menjadi kendala berat bagi warga," tuturnya.

Sebelumya diberitakan, BPBD Kabupaten Tangerang mencatat ada 14 Kecamatan yang berpotensi mengalami kekeringan dan sudah memasuki status waspada akibat fenomena kemarau ekstrem.

Lokasi itu di antaranya Kecamatan Cikupa, Cisauk, Cisoka, Kemiri, Kresek, Kronjo, Legok, Mauk, Pakuhaji, Sepatan, Sindang Jaya, Sukadiri, Sukamulya serta Teluknaga.

Sejauh ini ada sebanyak 6 kecamatan dan 8 desa terdampak kekeringan meminta suplai bantuan air bersih. 

Rincianya yakni Kelurahan Panongan di Kecamatan Panongan, Kelurahan Curug Kulon di Curug, Kelurahan Bojong Nangka di Kelapa Dua, Desa Gintung dan Desa Kosambi di Kecamatan Sukadiri, Serta Desa Jenggot dan Desa Dadap Dalam di Kecamatan Kronjo.

Dari 6 kecamatan yang meminta bantuan suplai air bersih, BPBD telah mendistribusikan air bersih untuk 2 kecamatan. Masing-masing kecamatan mendapatkan bantuan air bersih sebanyak 10.000 liter.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

KOTA TANGERANG
Polisi Bongkar Industri Rumahan Tembakau Sintetis di Tangsel, Modal Rp21 Juta Jadi Rp1 Miliar

Polisi Bongkar Industri Rumahan Tembakau Sintetis di Tangsel, Modal Rp21 Juta Jadi Rp1 Miliar

Selasa, 15 September 2026 | 11:56

Polres Metro Jakarta Barat membongkar praktik produksi rumahan (home industry) tembakau sintetis di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill