Connect With Us

89 SPPG di Kabupaten Tangerang Terancam Ditutup Permanen

Muhamad Yusri Hidayat | Kamis, 6 Agustus 2026 | 18:27

Ilustrasi SPPG. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak 89 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) yang ada di Kabupaten Tangerang terancam ditutup permanen oleh kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Sebab, puluhan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sesuai tenggat waktu yang ditentukan.

Sementara, batas akhir pengurusan SLHS yakni hingga tanggal 10 Agustus 2026.

‎Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan ada sebanyak 312 SPPG yang beroperasi di wilayahnya. Dari jumlah itu baru ada 155 dapur MBG yang telah memiliki SLHS. 

Sebanyak 68 SPPG tengah mengurus penerbitan SLHS, sementara 89 SPPG masih belum.

‎"Syarat-syaratnya yaitu, 50 persen pegawai di SPPG itu sudah memiliki sertifikat penjamah makanan, inspeksi kesehatan lingkungan dan pemeriksaan laboratorium," ujar Hendra Tarmizi, Kamis 6 Juli 2026.

‎Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) BGN Kabupaten Tangerang Priyo Basuki mengatakan, SPPG yang terancam ditutup permanen oleh kepala BGN yaitu, yang sama sekali tidak mengurus SLHS. 

‎"Itu mungkin yang sama sekali belum ada progress dan SPPG yang udah lama jalan tapi belum mengurus SLHS, kemungkinan bisa terjadi seperti itu (ditutup permanen)," ujar Priyo. 

‎Ia mengkui adanya kendala yang dihadapi SPPG dalam pengurusan SLHS, meliputi hambatan dalam pelatihan penjamah makanan, keamanan pangan dan berkas administrasi. 

‎"Kalau dari Dinkes biasanya dari petugas sanitasi yang terbatas, terus ada kendala seperti ketika cek laboratorium ada yang tidak sesuai, terkadang harus diperbaiki dulu dan juga banyaknya kekurangan-kekurangan di SPPG," jelasnya. 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

KOTA TANGERANG
Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Senin, 2 November 2026 | 09:04

Nama Pondok Bahar di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, ternyata memiliki kaitan erat dengan pohon bahar yang dahulu tumbuh melimpah di sepanjang Kali Angke.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill