Connect With Us

Kenaikan Harga Solar Hambat Retribusi dan Pengangkutan Sampah di Kabupaten Tangerang

Muhamad Yusri Hidayat | Jumat, 9 Oktober 2026 | 18:57

Armada truk pengangkut sampah di Kabupaten Tangerang. (@TangerangNews / Diskominfo Kab.Tangerang)

TANGERANGNEWS.com-Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi jenis solar berdampak langsung pada operasional pengangkutan sampah di Kabupaten Tangerang.

Kondisi ini turut memicu realisasi penerimaan retribusi pelayanan persampahan yang masih jauh dari target hingga triwulan keempat tahun 2026.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengungkapkan Pemkab Tangerang menargetkan penerimaan retribusi sampah sebesar Rp15 miliar pada tahun 2026.

Namun, berdasarkan Surat Ketetapan Retribusi Daerah (SKRD), capaian yang tercatat baru menyentuh angka Rp9,8 miliar.

"Yang sudah saya tanda tangani, tadi laporan dari bagian keuangan saya itu ada Rp9,8 M. Masih jauh lah untuk mencapai target Rp15 M," katanya, Jumat, 9 Oktober 2026.

Ujat menjelaskan, lonjakan harga BBM non-subsidi, khususnya jenis diesel yang digunakan oleh mayoritas armada pengangkut sampah menjadi salah satu kendala utama.

Keterbatasan alokasi BBM akibat kenaikan harga tersebut sempat menghambat mobilitas armada di lapangan.

Keterlambatan pengangkutan ini bahkan sempat memicu gelombang protes dari warga di sejumlah kawasan pemukiman dan perumahan.

"Ada kenaikan BBM yang begitu signifikan. Makanya tempo hari itu kan ramai, banyak protes dari warga perumahan, lambat pengangkutan, sebenarnya di situ. Nah, pada saat itu belum ada penyesuaian harga," jelasnya.

Selain dipicu lonjakan harga BBM, kendala operasional lainnya seperti bencana banjir serta banyaknya armada angkutan sampah yang mengalami kerusakan turut memengaruhi perolehan pendapatan retribusi.

Meski dihadapkan pada berbagai tantangan operasional, Ujat mengaku DLHK tetap berupaya maksimal agar target penerimaan retribusi dapat dikejar di sisa akhir tahun ini, melalui efektivitas pelayanan dan optimalisasi penerimaan di lapangan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill