Connect With Us

Penjambret Kalung Emas Nyaris Tewas Dikeroyok

| Minggu, 26 Agustus 2012 | 16:25

Ilustrasi Jambret. (tangerangnews / dira)

Reporter : Rangga A Zuliansyah

TANGERANG-Pelaku penjambretan kalung emas milik Emih seorang , 46, penjual warung kelontong di pinggir Jalan Raya Serang, Kampung Kadu Jaya, RT 1/1, Kelurahan Kadu Jaya, Curug, Kabupaten Tangerang, nyaris tewas di keroyok massa. Pelaku adalah AI, 46, warga Kampung Bunder, Desa Sukasari, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang.
 
“Setelah merampas kalung emas milik korban, pelaku berusaha melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor Honda Supra Fit miliknya. Namun, belum sempat menyalakan motor, korban meneriaki pelaku, sehingga warga setempat dan para pengguna jalan langsung datang ke lokasi,” kata salah seorang anggota polisi di Polsek Curug yang tak ingin disebutkan namanya, Minggu (26/8).
 
Puluhan massa yang menduga AI adalah pencuri motor langsung menghadangnya. Setelah AI terpojok, puluhan masa itu kemudian menghajarnya hingga babak belur. Aksi pemukulan masa itu lalu dihentikan oleh polisi lalu lintas yang berjaga di Posko Lebaran dekat pintu Tol Bitung.
 
“Petugas langsung mengamankan pelaku di Posko Lebaran. Kalau tidak, mungkin pelaku bisa tewas karena saat diteriaki, dia sedang membawa motor sehingga dikira curanmor,” kata petugas.
 
Kini, AI dipindahkan ke Tahan Posek Curug untuk diperiksa. AI diancam Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan ancaman 9 tahun penjara.
 
Seperti diketahui, AI nekat menjambret kalung emas seharga Rp 4 juta emih, Minggu (26/8), sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa itu terjadi saat korban menunggu warung, kemudian datang pelaku yang berpura-pura membeli rokok. Saat korban memberikan dua batang rokok kepada pelaku. Lalu pelaku menanyakan korek, sebelum korban memberikan korek ke pelaku. Kalung emas di leher korban, langsung ditarik pelaku.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill