Connect With Us

Kondisi Lima Santri Positif Flu Babi Membaik

| Kamis, 23 Juli 2009 | 18:08

TANGERANGNEWS-Kondisi lima santri di Pondok Pesantren Daar Al-Qolam yang berada di Desa Gintung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang yang dinyatakan positif terserang virus H1N1 (flu babi) semakin membaik. Namun, disaat kondisi kelima santri itu membaik, santri lainnya yang sebelumnya tidak demam kini mengalami demam yang gejalanya mirip dengan terserang virus H1N1. Kepala Dinkes Kabupaten Tangerang Hani Heriyanto mengatakan, pihaknya telah memantau kesehatan lima pasien yang pada Selasa (21/07) lalu dinyatakan Litbangkes positif H1N1. “Kami telah memantaunya. Kondisi terakhir kelimanya sudah semakin membaik. Kini mereka sudah tidak demam dan pilek lagi,” katanya, kemarin kepada TANGERANGNEWS. Meski begitu, kata dia, pihaknya telah mendapatkan laporan bahwa saat ini ada santri lainnya yang demam dengan gejalan yang mirip dengan H1N1. Kemungkinan besar, kata dia, hal itu disebabkan karena penggunaan masker yang minim. Padahal, kata dia, pihaknya sudah mencotohkan dan memberikan masker kepada pasien dan sejumlah santri yang demam, meski tidak seluruhnya. “Sekarang gantian, yang sakit sudah sembuh yang belum sedang demam,” katanya. (Derby Amanda Luthfiny)
KAB. TANGERANG
Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Rabu, 4 November 2026 | 19:50

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp40,15 triliun selama periode Januari hingga September 2026.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill