Connect With Us

Ibnu Jandi Minta PDIP Punya Bukti Kuat

| Jumat, 14 Desember 2012 | 20:22

Ibnu Jandi (facebook / facebook)



TANGERANG
-PDIP Kabupaten Tangerang harus memiliki bukti kuat jika ingin menggugat hasil Pilkada ke MK dan DKPP (Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilih).

Itu dikatakan Direktur Lembaga Kajian Publik (LKP), Ibnu Jandi, Jumat (14/12), saat acara penetapan rekapitulasi penghitungan suara di Gading Serpong. "Itu (gugat) adalah hak demokrasi PDIP. Tapi mereka harus memiliki bukti kuat," ucapnya.

Menurut Jandi, tiga hari setelah rekapitulasi penghitungan suara ini, PDIP harus segera menggugat hasil pilkada itu ke MK atau DKPP. PDIP adalah partai pendukung pasangan Achmad Suwandhi - Muhlis, pada pilkada Kabupaten Tangerang.

Menurut Jandi, tim sukses Achmad Suwandhi - Muhlis harus memperkuat kualitas bukti yang hendak dibawanya. "Mereka harus mempertimbangkan apakah bukti yang ada memiliki korelasi secara sistemtis, terstruktur, dan masif," ucapnya.

Kata Jandi, MK tak akan menolak laporan, cuma MK akan melihat kualitas dan bobot dari materi laporan tersebut. "Intinya mereka harus bisa buktikan bagaimana mengurai bukti tersebut. Kalau tak bisa mengurai maka akan tidak efisien," ucapnya.
BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

TANGSEL
Dispora Tegaskan Fun Run & Walk Festival Bukan Acara Pemkot Tangsel, Bakal Blacklist EO

Dispora Tegaskan Fun Run & Walk Festival Bukan Acara Pemkot Tangsel, Bakal Blacklist EO

Minggu, 2 Agustus 2026 | 22:06

Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklatifikasi terkait pelaksanaan event Tangsel Fun Run & Walk Festival yang berakhir kisruh pada Minggu, 2 Agustus 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill