Connect With Us

Teriak Minta Tolong, Ibu Tiri Diduga Pecahkan Pembuluh Darah Davina

| Minggu, 17 Maret 2013 | 12:48

Rumah Kontrakan Davina. (tangerangnews / rangga)

TANGERANG-Bocah berusia lima tahun, Davina Lyra Putri tewas setelah diduga disiksa ibu tirinya, Desi, 18, pada Sabtu (16/3) lalu.   Bocah malang ini tewas akibat pembuluh darah di kepala bagian  belakang pecah.

Menurut keterangan tetangga korban, Kurnia Endang, 20, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

Davina diduga dibenturkan ke tembok kamar mandi,  oleh ibunya di kontrakannya Kampung Peusar, RT 2/1, Desa Binong, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.
Ketika Davina tak sadarkan diri, Desi berteriak minta tolong.

"Saya ke rumahnya, saat itu Davina sudah kejang-kejang di ruang tamu. Ibunya bilang dia jatuh di kamar mandi. Tapi wajah dan badannya memar-memar," katanya, Minggu (17/3).

Kemudian Desi meminta dipanggilkan tukang urut. Setelah di periksa ternyata kondisi Davina buruk, sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Siloam, Karawaci. Davina sempat ditangani dokter di UGD, namun akhirnya tewas pada pukul 11.30 WIB.

"Dokter bilang pembuluh darah di kepala belakangnya pecah, jadi Davina harus dioperasi. Tapi karena tidak ada uang, Davina terlambat ditangani, sehinga dia meninggal," papar Endang.

Saat kejadian, kata Endang, Davina hanya bersama ibunya di kontrakan. Sementara ayah kandung korban, Agus dan nenek tirinya, Herlina, sedang bekerja.

"Ayahnya sopir truk, dia kalau kerja pulangnya tidak tentu. Kalau neneknya kerja jadi pembantu di Perumahan Taman Ubud, pulangnya sore. Jadi saat kejadian tidak ada yang melihat," ujarnya.

Desi sendiri dilaporkan ke Polsek Curug oleh tetangganya, Aji, 42, yang merasa curiga dengan peristiwa tersebut. "Saya merasa ada kejanggalan. Tidak mungkin korban jatuh dari kamar mandi sampai parah begitu.

Setelah dapat keterangan dari dokter, baru saya laporkan hari itu juga ke polisi," pungkasnya.

Kapolsek Curug Kompol Gatot Hendro Hartono membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, setelah mendapat laporan, ibu korban, Desi langsung dibawa ke Polsek untuk dimintai keterangannya.

“Karena korban masih dibawah umur, maka kasusnya kami limpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Tangerang,” kata Kapolsek. (RAZ) 
PROPERTI
Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Penghuni Paramount Petals Bertambah, Klaster Lily Mulai Diserahterimakan ke Konsumen

Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:29

Pengembangan kawasan hunian Paramount Petals memasuki babak baru. Setelah hampir dua tahun dipasarkan, pengembang mulai menyerahkan kunci rumah kepada para pembeli di Klaster Lily.

BISNIS
Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Tokopedia Dikabarkan Bakal PHK Besar-besaran 90 Persen Karyawan

Kamis, 2 Juli 2026 | 12:04

Platform e-commerce Tokopedia dikabarkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar.

KOTA TANGERANG
Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Pangkas Beban PUPR, Pemkot Tangerang Bakal Limpahkan Pengelolaan Jalan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 | 18:06

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang akan melimpahkan kewenangan pengelolaan jalan lingkungan dan drainase ke pihak kecamatan, untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill