Connect With Us

Tidak Bayar Pajak ABT, Usaha Cuci Steam Akan Ditutup

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 3 Februari 2014 | 19:00

Balai Kota Tangerang (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

Tidak Bayar Pajak ABT, Usaha Cuci Steam Akan Ditutup
 
TANGERANG-Ribuan tempat usaha cuci steam motor atau mobil di Kota Tangerang yang tidak membayar Pajak Air Tanah (ABT) terancam ditutup oleh pemerintah setempat.
 
“Tempat usaha cuci steam itu menggunakan air untuk komersil, itu harus dikenakan pajak ABT.  Saat ini banyak yang belum bayar pajak, padahal jumlahnya hampir ribuan di KotaTangerang,” kata Anggota Komsisi IV Eddy Ham, Senin (3/2).
 
Menurut Eddy Ham, para wajib pajak ini harus mendaftaran diri ke Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Setelah pajaknya dikukuhkan, baru pemkot akan menarik retribusinya.
 
“Badan Geologi yang akan menentukan berapa kedalaman air bawah tanah yang boleh disedot dan menetapkan meteran per kubik air yang digunakan,” katanya.
 
Menurutnya, pajak ABT itu bukan semata-mata untuk meningkatkan Pajak Asli Daerah (PAD), tapi juga mencegah kerusakan ekosistem bawah air akibat penggunaan air bawah tanah yang tidak terkontrol.  “Kalau tidak ada pembatasan dan pengawasan, nanti Kota Tangerang bisa amblas, gara-gara air bawah tanah habis,” kata Eddy Ham.
 
Pajak ABT tersebut tengah digodok DPRD Kota Tangerang untuk ditetapkan dalam raperda perubahan atas perda no 7/2010. “Jika telah disahkan, perda ini akan kita sosialisasikan. Nanti para wajib pajak kita beri rekomendasi untuk membuat pajak ABT dulu. Jika dalam jangka waktu tertentu tidak menanggapi, akan kita tutup itu,” tukasnya.
KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill