Connect With Us

Banyak Korban Banjir di Tangerang Kehilangan KTP

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 Februari 2014 | 17:44

Pondok Arum terendam Banjir (Dens Bagoes Irawan / TangerangNews)

TANGERANG-Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Tangerang beberapa waktu lalu menyebabkan kerugian materi. Selain harta benda, korban banjir kehilangan surat administrasi kependudukan seperti KTP, KK dan Akta Lahir.

Pasca banjir, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang pun menerjunkan mobil ke lokasi untuk layanan jemput bola administrasi kependudukan bagi para korban banjir.
 
“Korban banjir yang akta kelahiran dan KTP dan KK-nya rusak atau hanyut, bisa bikin di mobil KTP keliling. Kita operasikan dua unit mobil setiap harinya,” kata Kepala Bidang Pengendalian Kependudukan Disdukcapil Kota Tangerang Mulyanto, Kamis (13/2).

Menurut Mulyanto, biasanya masyarakat lupa untuk mengamankan dokumen administrasinya saat banjir datang. Mereka mengutamakan harta benda terlebih dahulu.

“Mungkin karena panik, jadi lupa dibawa. Mereka baru sadar saat banjir sudah surut. Jadi kita membantu mereka untuk mempermudah pembuatan KTP dan Akta,” ujarnya.

Ditambahkan Mulyanto, layanan jemput bola bagi korban banjir merupakan instruksi Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.

Berdasarkan pendataan, untuk Kecamatan Periuk dan Ciledug, dokumen kependudukan yang rusak ada sebanyak 66 KTP, 5 KK dan 20 Akta Lahir. “Itu semua sudah dibuatkan kembali,” paparnya.
AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TANGSEL
420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

420 Pelanggaran Lalu Lintas Ditindak Selama Enam Hari Operasi Patuh Jaya 2026 di Tangsel

Senin, 2 November 2026 | 09:50

Sebanyak 420 pelanggaran lalu lintas tercatat selama enam hari pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026 di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan (Tangsel).

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

KOTA TANGERANG
Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Asal-usul Pondok Bahar, Kampung di Tangerang yang Namanya Berasal dari Kerajinan Gelang Legendaris

Senin, 2 November 2026 | 09:04

Nama Pondok Bahar di Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, ternyata memiliki kaitan erat dengan pohon bahar yang dahulu tumbuh melimpah di sepanjang Kali Angke.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill