Connect With Us

3 Bulan Warga Kota Tangerang Belum Terima Raskin

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 13 Maret 2014 | 17:25

Raskin (Istimewa / TangerangNews)


 
TANGERANG-Warga Kota Tangerang belum menerima beras miskin (raskin) untuk periode Januari-Maret 2014.  Pasalnya, Bulog tidak bisa menyalurkan raskin ke Kota Tangerang lantaran wali kota setempat belum mengeluarkan surat keputusan (SK) pagu raskin.

 “Raskin alokasi Januari, Februari dan Maret sudah kita kirim ke Kabupaten Tangerang dan Tangsel, cuma Kota Tangerang yang belum. Karena SK wali kota sampai saat ini belum turun,” ujar Kepala Bulog Sub Divisi Regional (Divre) Tangerang Raya Metia Jasmine, Kamis (13/3).
 
Menurut Metia, Pemkot Tangerang seharusnya segera menyalurkan raskin tersebut karena sejumlah masyarakat sudah menanyakan keapda Bulog.

“Beberapa kelurahan sudah pada nanya ke kita, ya kita bisa apa, karena aturannya harus ada SK. Harapan kita, wali kota yang baru ini bisa lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.
 
Staf Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Kota Tangerang Sanjaya membenarkan bahwa pihaknya belum menerima raskin dari bulog karena belum adanya SK pagu Wali Kota. Namun hal itu juga terjadi karena keterlambatan SK pagu yang dibuat Gubernur.
 
“Untuk menyalurkan raskin kan harus ada SK pagu dari Kementerian Sosial yang diturunkan ke Gubernur lalu baru ke kota dan kabupaten. SK dari Guberur baru dibuat 22 Januari 2014, dan baru kita terima pada awal pada Februari, jadi ada keterlambahan. Tapi kita sudah telah meminta kepada wali kota melalui bagian hukum Pemkot Tangerang untuk segera membuat SK tersebut,” ujarnya.
 
Dijelaskan Sanjaya, untuk tahun 2014, jumlah penerima raskin ada sebanyak 47.394 Rumah Tangga Miskin (RTM), dimana setiap RTM menerima 15 kilogram per bulan. Jumlah total raskin yang disalurkan sebanyak 710.910 Kg.

 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill