Connect With Us

Janji Caleg Hanura, Siap Pidanakan KPU Kota Tangerang

wali | Kamis, 17 April 2014 | 22:28

Caleg Hanura Kecewa Pileg 2014 (Wali / TangerangNews)


TANGERANG-Caleg Hanura sepertinya benar-benar kesal dengan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 di Kota Tangerang. Mereka kecewa dan mengklaim telah terjadi  kecurangan yang tersistematis dan terstruktur.

Karenanya, komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, selaku penyelenggara pesta demokrasi lima tahunan itu diancam para caleg Hanura untuk dipidanakan.

"Banyak materi pelanggaran yang terlihat jelas dalam pelaksanaan pemilu di kota ini. Untuk itu, kami saat ini tengah menyiapkan materinya untuk kami bawa kedalam proses hukum," ujar Imas Hilatunnisa, Caleg DPRD Kota Tangerang Partai Hanura dari Dapil 3 ini, Kamis (17/4/2014).

Imas yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPC Partai Hanura Kota Tangerang ini menegaskan, hasil pemilu kali ini  buruk dan akan sangat merugikan masyarakat luas.

 Atas penyelenggaraan pemilu yang carut marut seperti ini, terang dia, pihaknya jadi mempertanyakan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) para komisioner KPU Kota Tangerang.

"Sebenarnya waktu pemilihan, para komisioner itu melalui feet and properties enggak sih. Masa bisa sampai terjadi tertukar kertas suara di 12 kecamatan. Terus kalaupun human error, masa bisa sebanyak itu. KPU harus tanggung jawab soal itu," papar Imas, yang langsung diamini oleh Caleg lainnya.

Selain Imas, caleg lainnya yang mengaku kecewa adalah, Marca Caleg Kota Tangerang Dapil 3, Yusmarina dan Erwin Hasbirasi Caleg Provinsi Banten Dapil A.

Mereka juga memastikan akan membawa permasalahan ini kepada
Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) agar mengambil langkah pemecatan para Komisioner KPU Kota Tangerang yang dia ragukan independensinya.

"Kami juga pasti akan laporkan ke DKPP. Intinya kami disini semua kecewa atas pelaksanaan pemilunya. Bukan perkara menang atau kalah, tetapi lebih kepada hasil yang kami nilai akan menjadi cacat hukum," kata Erwin Hasbiri dan Yusmarina.
 
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

PLN Surplus Listrik 3.725 MW, Pemprov Banten Optimistis Bisa Tarik Minat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 10:13

Ketersediaan pasokan listrik yang melimpah menjadi salah satu modal utama Provinsi Banten dalam menarik investasi baru.

KAB. TANGERANG
PLN Pastikan Pasokan Listrik Hari Pertama GIIAS 2026 Berjalan Lancar

PLN Pastikan Pasokan Listrik Hari Pertama GIIAS 2026 Berjalan Lancar

Jumat, 31 Juli 2026 | 19:56

Hari pertama penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, berlangsung tanpa kendala kelistrikan.

NASIONAL
Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Menaker Tegaskan AI Bukan Penyebab Utama PHK

Selasa, 28 Juli 2026 | 20:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill