Connect With Us

TDL Naik, Dinas Khawatir Menambah Pengangguran

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 28 April 2014 | 18:29

PLN (Wahyudi / TangerangNews)

TANGERANG-Sejumlah industri Padat Karya di Kota Tangerang mengaku akan terkena dampak terkait Kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) mulai bulan Mei 2014.

 "Kenaikan TDL mulai bulan Mei akan berdampak secara langsung terhadap industri padat karya. Adapun industri padat karya yang ada di Kota Tangerang jumlahnya mencapai puluhan dan memiliki ribuan pekerja," kata Kepala Dinas Industri dan Koperasi Kota Tangerang, Muhammad Noor di Tangerang, Senin (28/4).
 
Ia menjelaskan, kenaikan TDL akan sangat dirasakan oleh pelaku industri. Sebab, selama ini banyak pengusaha industri yang mengeluhkan kenaikan UMK dan TDL setiap tahunnya.
 
"Dampak yang akan terjadi dari kenaikan TDL yakni jumlah produksi alami penurunan dan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh industri padat karya," katanya.
 
Untuk dampak PHK, Mohammad Noor menuturkan, hal itu juga akan menjadi masalah bagi Pemerintah Kota Tangerang. Sebab, PHK yang dilakukan pengusaha akan menambah jumlah pengangguran yang kini sedang dicarikan solusinya oleh Pemkot Tangerang.
 
"Pemkot Tangerang sedang menyiapkan berbagai langkah mengatasi pengangguran seperti membuat Balai Latihan Kerja (BLK)," katanya.
 
Selain itu, dampak yang dirasakan Pemkot Tangerang yakni mengenai pajak dari perusahaan tersebut karena bisa tutup. "Ada juga dampak pajak yang diterima pemkot terkait pengganguran itu," ujarnya.
 
Untuk diketahui, Kementerian ESDM telah menerbitkan aturan tentang kenaikan tarif listrik untuk industri golongan I3 (Go public) dengan daya di atas 300 Kva sebesar 38,9 persen serta industri besar golongan I4  dengan daya 30 ribu Kva ke atas sebesar 64,7 persen mulai 1 Mei 2014.
 
Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri ESDM nomor 9 tahun 2014 tentang Tarif Tenaga Listrik yang Disediakan oleh PT PLN (Persero). Kenaikan tarif listrik tersebut dilakukan secara bertahap setiap dua bulan sekali hingga Desember 2014.
 
 
BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

KOTA TANGERANG
Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Kebut Pengerjaan, Menteri PUPR Targetkan Normalisasi Kali Angke Tangerang Rampung Desember 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:32

TANGERANGNEWS.com-Upaya penanganan banjir di Kota Tangerang dan wilayah sekitarnya terus dikebut melalui proyek percepatan normalisasi Kali Angke.

OPINI
Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Penjajahan Digital dan Masa depan Teknologi Dalam Islam

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:50

Penjajahan digital ( kolonialisme digital) adalah bentuk penguasaan atau kontrol terhadap suatu negara, masyarakat, atau individu melalui teknologi, platform digital, algoritma, serta penguasaan data.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill