Connect With Us

Tak Ada Partai & Caleg yang Didiskualifikasi di Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 1 Juni 2014 | 19:43

Ketua KPU Kota Tangerang Sanusi Pane menyerahkan hasil audit laporan dana kampanye partai politik peserta Pemilu 2014 kepada Panwaslu melalui anggota Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG–KPUD Kota Tangerang secara resmi telah menyerahkan hasil audit laporan dana kampanye partai politik peserta Pemilu 2014 di wilayahnya, Minggu (1/6).
 
Dari 12 partai politik peserta Pemilu tingkat Kota Tangerang, 11 diantaranya dinilai memuaskan hasil laporan dana kampanye-nya oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) yang ditunjuk KPU Provinsi Banten.
 
“Hanya PBB yang tidak ada hasil laporan audit dana kampanyenya. 11 partai lain dinilai tidak ada masalah oleh KAP,” kata Wahyul Furqon, Kepala Divisi Hukum KPU Kota Tangerang di Gedung KPU Kota Tangerang, Jalan Nyi Mas Melati 16, Minggu (1/6).
 
Menurut Wahyul, kewenangan audit laporan dana kampanye partai politik peserta Pemilu sepenuhnya ada di tangan KAP. Sehingga, hasil yang disampaikan KPU Kota Tangerang kepada partai politik merupakan hasil yang sudah valid dari KAP.
 
“Kami tidak ikut campur dalam proses audit maupun hasil yang dilakukan KAP. Jadi, kalau dianggap memuaskan itu hasil penilaian KAP, bukan KPU,” jelasnya.
 
Dalam penyempaian hasil laporan audit dana kampanye itu, dihadiri 6 perwakilan partai politik peserta Pemilu Legislatif 2014 tingkat Kota Tangerang, antara lain, PKS, PKB, PAN, Nasdem, Golkar, dan Demokrat. Sementara Partai Gerindra, PKPI, PDI Perjuangan, Hanura, dan PPP, meski dinyatakan juga memiliki hasil memuaskan dalam penilaian KAP, tidak hadir dalam acara tersebut.
 
“Mereka yang tidak hadiri hari ini, akan kami sampaikan hasil audit laporan dana kampanye mereka di kemudian hari. Namun, secara keseluruhan, 5 (lima) partai lain yang tidak hadir, juga tidak ada masalah dalam laporan dana kampanye mereka. Sehingga tidak ada satupun dari 11 Partai maupun calegnya yang akan terkena diskualifikasi,” tandasnya.
 
 
NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill