Connect With Us

Raih Adipura, Wali Kota Janji Menaikan Insentif Petugas Kebersihan

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 5 Juni 2014 | 18:24

Raih Adipura, Wali Kota Janji Menaikan Insentif Petugas Kebersihan (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pasca meraih piala Adipura Kencana sebagai kota terbersih di Indonesia, Wali Kota Tangerang Arief R Wismanyah berjanji menaikkan insentif para petugas kebersihan.

"Tahun depan naik insentifnya," ujar Arief saat melepas rombongan pawai Adipura yang dikuti seluruh SKPD di depan Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (6/5).

Pernyataan yang dilontarkan Arief, di depan petugas kebersihan itu pun membuat mereka bersorak kegirangan. Arief menjelaskan terkait peningkatan kesejahteraan bagi petugas kebersihan, pihaknya akan telebih dahulu membahas dengan DPRD Kota Tangerang.

"Nanti kita evaluasi, akan dibicarakan dulu dengan DPRD. Mudah-mudahan bisa meningkatkan kesejahteraan baik dari honornya dan lain sebagainya," jelasnya.

Menurut Arief, Kota Tangerang sudah meraih lima piala Adipura, yang terdiri dari tiga Adipura dan dua Adipura Kencana yang merupakan penghargaan tertinggi kota terbersih dari Kementerian Lingkungan Hidup.

"Ini merupakan bentuk apresiasi dari pemerintah pusat, terhadap pemkot dan masyarakat yang selama ini berupaya mewujudkan Kota Tangerang bersih dan nyaman. Penghargaan ini harus jadi momentum untuk jadi semangat untuk menjadikan kota layak huni," katanya.

Rencana kenaikan insentif itu disambut baik petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan dan Pertamanan, seperti yang dikatakan Suparno Kusnandar, 43.
Suparno mengaku,  petugas memang berhak mendapat penghargaan karena keberhasilan Kota Tangerang meraih Adipura tak lepas dari kinerja mereka.

"Ya Pemerintah perlu mengapresiasi kita, ini juga sebagai pendorong agar petugas kebersihan meningkatkan kinerjanya," jelasnya.
Suparno menambahkan, selama persiapan penilaian Adipura, para petugas kebersihan mendapat tambahan jam  kerja. Dari biasanya mulai jam 6 pagi sampai 3 sore, bertambah hingga jam 5 sore atau 7 malam. Tugas Suparno juga tidak mudah, dia harus membersihkan jalan protokol yang dipadati kendaraan.

"Jalan protokol itu kan jalur cepat. Lalu lintasnya padat juga. Jadi kita harus hati-hati membersihkan jalan agar tidak tertabrak," tukasnya.
 
 

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill