Connect With Us

Pemkot Tangerang Akan Tambah Sekolah Negeri

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 18 Juli 2014 | 18:56

Arief R Wismansyah (ARW) (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Pemerintah Kota Tangerang berencana membangun sekolah negeri tambahan yang di rasa masih kurang. Pasalnya, masyarakat kota Tangerang mengeluhkan minimnya jumlah sekolah negeri baik tingkat SMP maupun SMA/SMK yang membuat ribuan calon siswa tidak terserap untuk mendapatkan program pendidikan gratis.
 
Menanggapi pertanyaan tersebut, Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan bahwa Pemkot berencana akan menambah beberapa sekolah SMK dan SMP. “Kami sedang menginventarisir lahan fasos fasum yang bisa dijadikan lokasi pembangunan sekolah,” katanya.
 
Arief mengatakan, Masyarakat harus memahami bahwa program ini hanya bagi masyarakat yang kurang mampu agar anak-anaknya bisa mengenyam pendidikan dan tidak putus sekolah. Selain itu, kata Arief, program pendidikan gratis ini juga dalam rangka mengurangi tingkat kemiskinan di kota Tangerang.
 
"Adanya program Tangerang Cerdas diharapkan mampu memutuskan mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM,"ujarnya.
 
Untuk diketahui, Kuota bangku SMP dan SMA Negeri di Kota Tangerang untuk tahun ajaran 2014 terbatas, sehingga dipastikan lulusan SD dan SMP yang ada tidak bisa tertampung seluruhnya.
 
Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang, jumlah lulusan tingkat SMP dari sekolah negeri dan swasta tahun ini ada sebanyak 24.716 murid. Namun kuota bangku untuk SMA/SMK negeri sekitar 6000 murid dari jumlah sekolah 15 SMA dan 9 SMK.
 
Jumlah lulusan dari SD negeri dan swasta ada 30.920 murid. Sementara SMP negeri hanya bisa menerima 9000 murid, dengan jumlah sekolah sebanyak 24 SMP.
 
Penambahan sekolah ini juga karena penerimaan Siswa Baru yang menggunakan sistem domisili, yaitu sebesar 30 persen bagi warga sekitar sekolah. Program tersebut terkendala tidak meratanya jumlah sekolah negeri di masing - masing kecamatan.
 
 
BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill