Connect With Us

Pasca Bentrok, Wali Kota Tangerang akan Desentralisasi Pasar

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 21 September 2014 | 18:25

Massa Melakukan Sweeping di Pasar Tanah Tinggi, Kota Tangerang pasca bentrok yang mengakibatkan satu orang tewas. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Pasca peristiwa berdarah di pasar induk Tanah Tinggi,  Kota Tangerang. Wali Kota Tangerang Arief  Wismansyah mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut,  Pemerintah Daerah setempat akan melakukan desentralisasi pasar tradisional  ke lingkungan warga.

“Memang kebanyakan yang belanja di pasar itu bukan orang Kota Tangerang. Seperti di Pasar Ciledug yang belanja orang Tangsel , ada juga yang dari Cipulir. Di Pasar Anyar yang datang orang Sepatan dan Teluknaga. Pasar-pasar yang menjadi masalah ini sedang kita mapping,” kata Wali Kota Tangerang Arief  R Wismansyah.

Karenanya, pihaknya berencana mendesentralisasi pasar ke lingkungan RT/RW. Nantinya, pengembang perumahan diminta menyediakan lahan untuk pasar tersebut.

“Lalu nanti yang dagang tukang sayur yang biasa berjualan di lingkungan itu. Satu RT bisa belanja kebutuhan harian di situ, tidak perlu ke Pasar Induk,” kata Arief.
 
Hal ini, selain dinilai efektif untuk mengurangi kemacetan juga fungsi pasar lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan warga setempat.
“Lahanhya juga serba guna. Misalnya jam 6 sampai 10 pagi, digunakan untuk pasar. Siangnya bisa untuk main futsal,” jelas Arief.
 
 
NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

SPORT
Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Hanya Diikuti Tiga Daerah, PSSI Batalkan Pertandingkan Cabor Sepak Bola Putri PORPROV VII Banten 2026 

Selasa, 3 November 2026 | 21:01

Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri pada Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026 dipastikan batal dipertandingkan.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill