Connect With Us

Lama Vakum, Sidang Tipiring Kembali Digelar

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 24 Oktober 2014 | 18:53

Sidang Tipiring di Pemkot Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang akan kembali melakukan sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), setelah vakum selama 10 bulan lantaran tidak ada anggaran. Rencananya, sidang tersebut akan kembali digelar pada Oktober hingga Desember 2014.
 
Kepala Satpol PP Kota Tangerang Mumung Nurwana mengatakan, kevakuman sidang tripiring yang terjadi karena kendala dana. "Saat saya masuk menjadi kasat tidak ada anggaran, kemudian saya lapor ke pak wali, dan disuruh mengecek ke bagian hokum dan  ternyata tidak ada," katanya.
 
Akhirnya, setelah dikordinasikan dengan Wali Kota, disepakti agar sidang tipiring menggunakan Anggaran Belanja Tambahan (ABT). "Akhirnya kita bisa kembali melaksanakan tipiring," ungkap Mumung.
 
Mumung mengatakan, pada 2014 tidak ada sama sekali sidang tipiring, padahal pihaknya telah banyak melakukan tindakan penegakkan Perda. "Ini agar ini bisa ditindak, supaya ini para pelanggarnya tidak terkatung-terkatung. Pokoknya antara tiga bulan ini harus dilaksanakan," jelasnya.
 
Saat ini, kata Mumung, barang-barang hasil razia sedang didata untuk kemudian disidangkan. "Hasil razia sekarang lagi di invertarisir, dan kebetulan sudah akan menginjak kepada tipiring. Kemarin saya sudah kirim surat ke pengadilan untuk mengadakan tipiring, nanti jadwalnya dari pengadilan, saya hanya bawa berkas saja ke pengadilan," kata Mumung.
 
Untuk tahun ini, lanjut Mumung, kasus yang paling banyak adalah razia minuman keras (miras). Dari jumlah barang penyitaan, untuk tahun ini berkurang darastis. "Tahun lalu kita menyita sebanyak 10.060 botol miras.  Alhamdulillah untuk tahun ini hanya ada 900an. Barang tersebut didapat dari sekitar 20 orang pelanggar. Paling banyak itu dari karokenya Princes Syahrini yang ada di City mall sebanyak 800an," kata Mumung.
 
Mumung menambahkan, untuk saat ini ada beberapa lokasi yang terindikasi banyak menjual miras. "Di Taman Cibodas, disitu ada di warung-warung jamu, bahkan ada juga diwarung makan, nanti kami akan tindak semuanya," ungkapnya
 
KAB. TANGERANG
Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Tinggalkan Rekan Diamuk Massa hingga Tewas, Buronan Kasus Begal di Legok Tertangkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:53

Pelarian pria berinisial GJ, 25, pelaku begal sepeda motor yang sempat lolos dari amuk massa di Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, akhirnya terhenti.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill