Connect With Us

Jadi penyebab banjir, Kali Sabi bakal diturab Rp100 Miliar

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 3 Desember 2014 | 17:47

Arief saat melakukan monitoring ke Kali Sabi, Periuk, Kota Tangerang, Rabu (03/12/2014) (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Kali Sabi yang menjadi salah satu penyebab banjir di sejumlah wilayah Kota Tangerang akan diturab pada awal tahun 2015. Penuraban kali sepanjang 850 meter ini menelan dana Rp 100 miliar dari APBN.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, penuraban tersebut dilakukan oleh pemerintah pusat untuk mengendalikan banjir di wilayah Pondok Arum, Periuk Jaya, Benua dan Taman Cibodas, yang kerap terjadi saat musim hujan.

"Pemerintah pusat yang bangun turabnya," katanya saat melakukan monitoring ke Kali Sabi, Kecamatan Priuk, Kota Tangerang, Rabu (03/12).

Selain itu, Pemerintah Kota Tangerang juga menanggarkan dana pendampingan sebesar Rp 25 miliar untuk program pengendalian banjir di Kali Sabi dan sekitarnya.
Dana tersebut akan digunakan untuk membangun tunnel yang melintasi Kali Sabi dan Kali Cisadane bagian barat.

"Kita juga akan bangun kolam retensi seluas 6,75 hektare, tapi masih kita kaji, karena lokasinya di lahan milik PT Jamsostek," jelas Arief.

Arief optimis, dengan adanya upaya pembangunan infrastruktur ini bisa mengatasi banjir 100 persen dalam kurun waktu 3-4 tahun.
Apalagi pihak Pemerintah Kabupaten Tangerang juga membantu memuat sodetan Kali Sabi dari sekitar Lippo hingga ke Danau Kelapa Dua.

"Dengan begitu air dari Kabupaten Tangerang tidak masuk ke Kota Tangerang. Itu sudah banyak mengurangi debit air yang melintas di Kali Sabi," ujarnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tangerang Nana Trisyana mengatakan, untuk pembangunan turab Kali Sabi, perlu dilakukan pembebasan lahan terlebih dahulu. Pihaknya tengah menghitung bidang tanah yang terkena proyek tersebut. "Masih didata, tapi kebanyakan yang ada tanah milik pabrik," jelasnya.
KOTA TANGERANG
75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

Rabu, 4 November 2026 | 20:30

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang agar tetap menjaga kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) meski telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill