Connect With Us

Polisi Pantau Harga Eceran Elpiji 3 Kg

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 14 Januari 2015 | 03:48

Ilustrasi Elpiji 3 Kg (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 
TANGERANG-Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Tangerang menyatakan, dalam rangka pemangkasan jalur distribusi elpiji 3 kg, pihaknya juga dibantu petugas kepolisian. Hal itu ditegaskan oleh Ahmad Tomie, Sekretaris DPC Hiswana Migas Tangerang.
 
“Selain Dinas Idustri, Perdagangan dan Koperasi, polisi juga ikut terlibat dalam  melakukan pengawasan dan pengontrolan kepada agen dan pangkalan,” ujar Ahmad Tomie.
 
 Dan apabila ditemukan pelanggaran baik agen maupun pangkalan maka menurut dia,  sanksinya yaitu skorsing atau pengurangan alokasi elpiji. “Itu mereka (agen dan pangkalan) kalau menaikan HET(Harga Eceran Tertinggi) bisa terkena sanksi tersebut. Itu pun jika baru sekali melakukan,  dan dalam jumlah yang sedikit.  Tetapi kalau dalam jumlah yang banyak,  serta berlangsung lama,  ini namanya kasus berat yaitu pemutusan kontrak atau di PHU (pemutusan hubungan usaha), " tegas Ahmad Tomie.
 
 
 
TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Sungai Cimanceuri Menghitami Diduga Tercemar Limbah Industri di Kawasan Milenium

Sungai Cimanceuri Menghitami Diduga Tercemar Limbah Industri di Kawasan Milenium

Senin, 14 September 2026 | 21:09

Aliran Sungai Cimanceuri yang berlokasi di kawasan Milenium perbatasan Desa Budi Mulya, Kecamatan Cikupa dan Matagara, Kecamatan Tigaraksa menghitam hingga menimbulkan aroma bau tidak sedap.

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill