Connect With Us

Akses Menuju Bandara Soetta Macet, DKI Akan Bantu Kota Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 24 Februari 2016 | 17:03

Bandara Internasional Soekarno-Hatta. (Dira Derby / Tangerangnews)

TANGERANG-DKI Jakarta akan membantu Kota Tangerang mengatasi masalah kemacetan di Rawa Bokor, Cengkareng.

Kemacetan tersebut menghambat lalu lintas dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Jakarta.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menjelaskan, kemacetan di Rawa Bokor terjadi akibat banyaknya truk yang hendak ke Dadap dan Kosambi, Kabupaten Tangerang melewati Kota Tangerang. Kemacetan ini juga mengganggu kendaraan dari Bandara menuju Jakarta.

"Jalan keluar Bandara yang menuju Kali Perancis kan berbelok, itu yang menghambat lalu lintas. Jadi DKI akan bantu melakukan pelebaran dan penataan geometri jalan. Yang penting masyarakat yang mau ke Jakarta tidak terganggu di Rawa Bokor," katanya, Rabu (24/2/2016).

Selain itu, kata dia, Kementerian Pekerjaan Umum juga akan juga akan membangun Jembatan Rawa Bokor yang baru dengan anggaran senilai Rp60 miliar.

Pasalnya, jembatan yang ada saat ini sudah tidak menampung beban lalu lintas kendaraan.

"Rencananya pembangunan akan dilakukan tahun ini," kata Arief.

Menurut Arief, dalam waktu dekat Pemkot Tangerang akan mengundang Pemerintah Kabupaten Tangerang, PT Angkasa Pura II, Kementerian PU, dan Kemenhub guna membahas masalah penanganan kemacetan ini.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik

Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28

BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill