Connect With Us

Darah Berjatuhan, CCTV di Bengkel Bubut Taman Royal Non Aktif

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 12 Maret 2016 | 13:34

Sumarsono saat memeberikan keterangan kepada petugas kepolisian di lokasi kejadian. (Dira Derby / TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Petugas Polsek Tangerang (Benteng) menemui kesulitan dalam mengungkap siapa pelaku penembakan terhadap  Ahmad Rojikin yang memergoki maling motor di Taman Royal 1, Ruko Permata Niaga, No.60, Cipondoh, Kota Tangerang.  

 

Pasalnya, kamera tersembunyi atau CCTV di bengkel bubut yang sebenarnya menghadap langsung pada saat perstiwa penembakan terhadap Ahmad Rojikin dalam keadaan non aktif.

 

“Sudah diminta sama polisi, tapi ternyata dalam keadaan tak aktif saat peristiwa itu terjadi,” ujar Sumarsono saksi di lokasi.

Baca Juga : Kasus Begal di Tangerang

 

Sementara itu, saksi lainnya yakni Novi karyawan Vita Bakery mengatakan, suara letusan tembakan terdengar sangat jelas. “Karena dekat dengan kami kali ya, kami langsung berhamburan keluar saat dengar suara tembakan,” tuturnya.

 

Namun, setelah suara itu, menyusul kemudian pelaku yang sudah melarikan diri dengan menggunakan motor Honda Beat warna putih.

 

“Yang tersisa hanya ketika itu saya lihat saksi yang ditembak itu sudah memegangi dada kirinya, terus darah berjatuhan di lokasi. Darahnya banyak sekali itu,” ujarnya.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

BANDARA
Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Jadi Pintu Gerbang Indonesia, Menteri Pendidikan Sayangkan Tulisan Bahasa Inggris Dominan di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:58

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill