Connect With Us

Feasibility Study Busline Selesai Dibuat

| Senin, 9 November 2009 | 08:09

Tampak transportasi massal yang bernama Busway di DKI Jakarta. R aencananya Kota Tangerang akan memiliki moda transportasi massal seperti itu yang diberi nama Busline (tangerangnews / internet)


TANGERANGNEWS-Menyambut kesiapan transportasi massal Busline (Busway) di Kota Tangerag, pemerintah setempat mengaku telah menyelesaikan feasibility study (FS) pada jalur transportasi yang akan dilalui. Berdasarkan FS itu, diketahui jalur Busline searah dan melingkar (loop).

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Erlan Rusnarlan mengatakan, rute Busline ini adalah kepanjangan dari rute Busway di DKI Jakarta koridor IV, Kalideres-Harmoni. Dengan start dari Terminal Kalideres, Jakarta Barat kemudian melintasi Jalan Daan Mogot, lalu masuk ke Jembatan Ampera, lalu lurus terus masuk melintasi lintasan Kereta Api menuju ke Jalan Maulana Hasanudin.

Dari Jalan Maulana Hasanudin keluar di depan Situ Cipondoh, kemudian belok kanan melintasi Jalan KH Hasyim Ashari lurus terus hingga bertemu Fly over lalu belok kanan ke Jalan Jenderal Sudirman, lalu belok  kanan lagi masuk ke Jalan Benteng Betawi menuju ke Terminal Poris Plawad.

“Itu start awal ke Tangerang dari Jakarta, kalau dari Tangerang ke Jakarta, dari terminal Poris Plawad belok kanan ke Jalan Jenderal Sudirman lalu belok kanan lagi ke Jalan Daan Mogot hingga ke terminal Kalideres. Panjangnya rute  sekitar 13 kilometer,” jelasnya kepada TangerangNews.com, pagi ini.

Kehadiran Busline di Kota Tangerang, kata Erlan, tidak akan mematikan angkutan massal yang sudah ada. Pembangunan jalur Busway, lanjutnya, sudah mempertimbangkan ruas jalan yang ada,  jarak tempuh dan  potensi penumpang yang ada.   “Pokoknya pengemudin angkutan jalan panik, itu semua sudah diperhitungkan pemerintah,” katanya.

Erlan menambahkan, Pemkot Tangerang pada tahap awal akan memberikan kepercayaan ke Dinas Perhubungan untuk mengelolanya sambil menunggu tahap tender. Sedangkan, kendaraan, dalam waktu dekat akan diberikan sebanyak 10 unit dari Departemen Perhubungan Darat pada pertengahan 2010.   Paling lambat, kata dia,pertengahan 2010 Departemen Perhubungan Darat akan memberikan 10 Busline itu ke Pemkot Tangerang.

Erlan mengatakan, berdasarkan pehitungan FS, 10 unit Busline itu menurutnya, masih kurang jika dioperasikan pada jalur itu. Idealnya sekitar 20 Busline, karena ini terintegrasi dengan angkutan umum lainnya. “Apalagi tarifnya berkisar Rp3.000,” katanya.

Soal  apakah ada kendala, Erlan mengaku tidak ada. "Hanya harus membuat halte, tetapi itu sudah kita persiapkan, dua halte Busline itu bisa menghabiskan anggaran Rp4 miliar. Dan itu sudah masuk dalam daftar belanja 2010," katanya.


Anggota DPRD Kota Tangerang Iskandar Zulkarnaen mengatakan, Pemkot Tangerang seharusnya membuat sistem perencanaan yang handal dan terpadu. Jadi, kata dia, akan seperti apa jalur pengembangan ke depan. Masyarakat diharapkan bisa mengetahui rencana ke depan pembangunan transportasi massal model Busway ini. “Ini kan perlu dijelaskan ke masyarakat, ” tegasnya. Busline adalah angkutan massal yang mirip dengan Busway . Bedanya Busline dengan Busway hanya jalurnya saja. Jika Busway butuh jalan khusus, Busline tidak perlu cukup hanya dengan menggunakan dicat saja jalan yang akan dilalui Busline. (dira)
HIBURAN
Banjir Promo HUT RI, Nikmati Diskon dan Cashback Spesial dari Danamon Sepanjang Agustus

Banjir Promo HUT RI, Nikmati Diskon dan Cashback Spesial dari Danamon Sepanjang Agustus

Jumat, 14 Agustus 2026 | 21:00

Momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tahun ini terasa semakin istimewa bagi nasabah PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon).

SPORT
Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Paramount Petals Cup 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Curug 

Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:13

Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.

BANDARA
Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:20

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.

BISNIS
JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

JETOUR Kantongi 1.038 SPK di GIIAS 2026, Model SUV T2 dan T1 i-DM Paling Laku

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:23

Selama pameran berlangsung, JETOUR berhasil membukukan total 1.038 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) dari seluruh lini SUV yang ditawarkan kepada konsumen Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill