Connect With Us

Produk UKM Kota Tangerang Banyak Diminati di Harkopnas Expo

Rangga Agung Zuliansyah, Advertorial | Selasa, 26 Juli 2016 | 17:00

Produk UKM Kota Tangerang yang mengikuti pameran di Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Expo ke 69 di Jambi pada 21-24 Juli 2016. (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Produk UKM Kota Tangerang yang mengikuti pameran di Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Expo ke 69 di Jambi pada 21-24 Juli 2016 lalu, mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Produk-produk unggulan seperti batik, kerajinan tangan dan kuliner yang ditampilkan sangat diminati oleh pengunjung.

 

Kepala Dinas Perindustrian, Pedagangan dan Koperasi (Perindagkop) Kota Tangerang, Sayuti mengatakan, dalam pameran yang diikuti ratusan UKM dari 34 provinsi di Indonesia itu, Kota Tangerang turut ditunjuk untuk memamerkan produknya. Pihaknya pun memboyong enam UKM binaan Dinas Perindakop berkualitas terbaik ke even tersebut.

 

“Selama tiga hari pameran, ternyata masyarakat sangat antusias, stand kami dipenuhi pengunjung. Hampir seluruh produk terjual melebihi target, namun yang paling diminati adalah produk batik khas Kota Tangerang. Untuk kulinernya adalah Jahe merah,” katanya, Senin (25/7/2016).

 

Menurut Sayuti, banyaknya masyarakat yang tertarik dengan produk UKM Kota Tangerang menjadi bukti bahwa produk mereka memiliki nilai jual dan bisa dikembangkan. Karena itu, dengan mengikuti event pameran seperti ini, bisa membantu UKM mempromosikan dan memasarkan produknya lebih luas lagi.

 

“Kita juga bisa mengukur seberapa besar minat masyarakat terhadap produk kita dengan melihat pasar di sana. Ternyata fashion lebih diminati, berarti kita tidak salah mengembangkan batik Kota Tangerang,” jelasnya.

 

Kabid Koperasi dan UKM Dinas Perindagkop Kota Tangerang H M Juweni mengatakan, berbagai upaya kerap dilakukan pihaknya untuk mengembangkan produk unggulan khas kota bermoto Akhlakul Karimah tersebut, diantaranya dengan memfasilitasi para UKM tampil di event pameran tingkat lokal, nasional bahkan internasional.

 

“Tujuannya memang untuk mempromosikan dan menginformasikan bahwa kita punya prodak yang bernilai dan menjadi unggulan untuk dipasarkan,” jelasnya.

 

Melalui even pameran produk, tidak hanya mempromosikan, tapi juga bisa memperluas jaringan dengan UKM dari daerah lain atau menjalin kerjasama. “Jadi sasaran kita tidak hanya menjual, tapi juga ada ajang pertemuan dengan UKM lain  dan bisa saling tukar ilmu hingga menjadi rekan bisnis,” jelasnya.

 

Karena itu, kata Juweni, program Dinas Perindagkop kedepan adalah bisa lebih sering mengikut sertakan UKM ke even pameran. Jika produk UKM bisa dikembangkan, maka omzetnya bisa meningkat dan otomatis perekonomian Kota Tangerang lebih maju, dampaknya, pengangguran pun bisa ditekan.

 

Juweni menyebutkan, berdasarkan data, ada sekitar 10.082 UKM binaan Disperindag Kota Tangerang, dimana 12 UKM diantaranya sudah berpotensi ekspor. Antara lain di bidang industri kerajinan, furniture, pakaian jadi, batik lokal, aksesoris, kerajina rotan, konveksi, sulam, keramik, pakaian jadi dan hijab.

 

“Ekspor produk tersebut ke berbagai negara seperti Brunei, Malaysia, Belanda, Italia, Australia, Jerman, Kanada, Korea, Amerika Serikat, Timur Tengah, Jepang, sebagian Eropa, Perancis, Hongkong dan Singapura,” paparnya.

 

SPORT
Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Selisih dengan Pelatih, Cristiano Ronaldo Tinggalkan Kamp Timnas Portugal

Kamis, 1 Oktober 2026 | 14:00

Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp pelatihan Timnas Portugal dan terbang ke Madrid menggunakan jet pribadi setelah terlibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus.

BISNIS
Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Ide Bisnis Makanan di Kawasan Perkotaan dan Cara Menyiapkan Operasionalnya

Kamis, 1 Oktober 2026 | 20:07

Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

KOTA TANGERANG
Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Netizen Keluhkan Parkir Liar Getok Harga di Kawasan Kuliner Laksa Tangerang

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:45

Kawasan Kuliner Laksa di Jalan Moh. Yamin, Kota Tangerang mendadak jadi sorotan publik setelah keluhan soal parkir liar viral di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill