Connect With Us

Sambut Hari Pahlawan, Pemkot Tangerang Luncurkan 6 Aplikasi Kesehatan

Advertorial | Kamis, 10 November 2016 | 21:00

Sambut Hari Pahlawan, Pemkot Luncurkan 6 Aplikasi Kesehatan (@TangerangNews.com 2016 / Raden Bagus Irawan)

 

TANGERANGNews.com-Bertepatan dengan Hari Pahlawan yang diperingati pada 10 November, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menggelar upacara dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Taruna yang terletak di Jalan Daan Mogot Kota Tangerang.

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Pahlawan di Kota Tangerang yang diikuti oleh unsur TNI/Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) tersebut juga ditandai dengan peresmian Museum Juang  Taruna yang berada persis di dalam komplek TMP Taruna.

Museum Juang Taruna tersebut  diresmikan secara langsung oleh Wali Kota Arief R. Wismansyah yang didampingi oleh Wakil Wali Kota Sachrudin bersama dengan para veteran perang dan pelaku sejarah Peristiwa Lengkong di tahun 1946.

Dalam acara yang juga dihadiri oleh para pejabat Muspida di Kota Tangerang tersebut, Wali Kota menyampaikan bahwa perjuangan para pahlawan yang umumnya saat itu masih berusia sangat muda patut menjadi motivasi bagi kita untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal positif yang bisa bermanfaat bagi lingkungan di sekitar kita.

"Kita yang hadir disini bisa meneruskan perjuangan para pahlawan," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga meluncurkan 6 (enam) aplikasi kesehatan. Diantaranya aplikasi E-Puskesmas, Aplikasi SMS Bunda, termasuk juga aplikasi Kamar Rumah Sakit.

"Hari ini juga kita melaunching aplikasi yang mempermudah masyarakat, mulai dari aplikasi pendaftaran via SMS bagi mereka yang ingin mendapatkan pelayanan dari puskesmas, sehingga tidak perlu ngantri lagi di Puskesmas," paparnya.

"Dan terkait bagaiamana semangat kita menurunkan kematian ibu dan anak kita punya aplikasi SMS bunda, jadi yang pada mau punya anak dari mulai perencanaan kehamilan, hamil sampai melahirkan sampai anak lahir satu tahun itu bisa dimonitor diingatkan untuk melakukan imunisasi atau yang lain,"

"Termasuk aplikasi monitor kamar rumah sakit. Sehingga kalau ada yang perlu mendapatkan pelayanan kamar ICU, nicu bisa lewat aplikasi tersebut dan itu kita juga bekerjasama dengan BPJS," beber Wali Kota.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Liza Puspadewi menyampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Kesehatan mempunyai aplikasi untuk mempermudah pelayanan kesehatan di Kota tabgerang, SMS Gateway, Salam Sehat, Kami Datang Kami Layani (Home Care), SMS Bunda, Layanan PKM berbasis Web, dan juga aplikasi Monitor Kamar RS.

 

"Kalau SMS gateway aplikasi layanan pendaftaran berbasis SMS untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan dan mengurangi antrian, sedang SMS Bunda informasi dan edukasi 1000 hari pertama kehidupan. Kemudian kalau aplikasi Salam Sehat yaitu sistem informasi yang dapat mengolah keluhan dari masyarakat," papar dr. Lisa.

 

"Terus aplikasi Kami datang Kami Layani (Home Care) program kunjungan rumah untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kita juga sediakan pelayanan puskesmas berbasis web jadi pelayanan puskesmas sudah menuju ke arah layanan paperless.

Selanjutnya aplikasi monitor ketersediaan kamar  di RS, program akan menjembatani apliaksi E-Puskesmas dengan jumlah kamar di RS berdasarkan data yang disediakan oleh BPJS, dan peserta BPJS di Kota Tangerang sudah mencapai 1,350 Juta," terang mantan Kepala Badan Lingkungan Hidup Kota Tangerang. (ADV)

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

TANGSEL
Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Perempuan di Pondok Aren Ditangkap Buang Mayat Bayi Hasil Hubungan Gelap dengan Pacar

Kamis, 30 Juli 2026 | 21:08

Kepolisian menindaklanjuti laporan masyarakat terkait penemuan sesosok mayat bayi perempuan di teras Klinik Amalia, Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

TEKNO
kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

kUotamasya by.U: Beli Kuota, Buka Peluang Trip Hemat ke Destinasi Impian

Jumat, 31 Juli 2026 | 07:05

Paket internet sekarang tidak cuma soal jumlah gigabyte. Lewat kUotamasya by.U, kamu bisa mendapatkan kuota sekaligus mendapatkan kesempatan untuk mengikuti perjalanan dengan harga spesial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill