KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNews.com –Pemkot Tangerang secara resmi telah membangun dua jembatan yang melintasi Sungai Cisadane, Senin (23/01/2017).
Proyek pembangunan atas dua jembatan yang bertujuan untuk mengurai kemacetan tersebut menelan biaya hingga Rp50 miliar.
Jembatan pertama yakni di Grendeng jembatan diatas Sungai Cisadane ini menghubungkan antara Jalan Dadang Suprapto, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Karawaci dengan Jalan Benteng Jaya, Kecamatan Tangerang,
Sedangkan, jembatan yang kedua yakni di Jalan Teuku Umar yang menghungkan dengan Jalan Jenderal Sudirman dekat Cikokol.
" Sebagai upaya mengurai kemacetan. Anggarannya, untuk yang jembatan ini Rp 30 miliaran. Dan untuk jembatan yang di Teuku Umar sekitar Rp 20 miliaran," ujar Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kota Tangerang, Herry C Trunajaya mengatakan, bahwa kontruksi jembatan Dadang Suprapto itu sendiri, nantinya memiliki panjang 115 meter serta lebar 11 meter.
"Waktu pengerjaan sesuai di kontrak itu, adalah selama 420 hari kalender. Iya ini anggaran dari bantuan provinsi. Dan ini bersifat multi years," pungkasnya.
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TODAY TAGPembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.
Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews