Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNews.com-Polwan cantik Polres Metro Tangerang Kota melakukan Operasi Simpatik Jaya 2017 di Jalan Raya Daan Mogot dalam rangka tertib lalu lintas. Dalam operasi tersebut selain melakukan sosialisasi, mereka juga menindak para pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.
Operasi ini dilakukan para Polwan bersama Petugas Sat Lantas dan polisi cilik. Yang uniknya dalam operasi ini mereka menghadirkan badut kuda zebra dan ondel-ondel.
Polwan berparas cantik ini, menghentikan pengendara yang tak taat aturan, Mereka juga memberikan sosialisasi, surat teguran, hingga sanksi tilang jika pelanggarannya berat.
Kasat Lantas Polres Metro Tangerang AKBP Ojo Ruslani mengatakan, operasi simpatik ini berlangsung tanggal 1-21 Maret 2017.
Dalam operasi ini, pihaknya lebih mengedepankan sosialisasi dan memberikan surat peringatan jika pelanggarannya kecil.“Sanki tilang lebih kepada yang pelanggaranya berpotensi membahayakan dan menyebabkan kecelakaan lalu lintas, seperti tidak memakai helm, lampu motor/sen mati, tidak ada kaca spion,” jelasnya.
Ojo menambahkan, pihaknya berupaya menyadarkan masyarakat bahwa keselamatan di jalan raya sangat penting. “Ini bukan hanya berguna bagi diri sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya,” jelasnya.Sementara salah satu pengendara, Gunawan mengatakan, dirinya terbantu dengan diberikannya selebaran kertas himbauan yang diberikan oleh petugas kepolisian. “Kita jadi tahu pasal dan hukumannya kalau melanggar,” katanya
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Besarnya arus kendaraan di suatu kawasan dinilai tidak lagi menjadi satu-satunya tolok ukur utama bagi pelaku usaha ritel dalam menentukan lokasi ekspansi bisnis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews