Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com-Akhir-akhir ini pemutaran film pengkhianatan G30S/PKI sedang ramai diputar diberbagai daerah, termasuk di Tangerang. Kali ini Nonton bareng film Pengkhianatan G30S/PKI digelar di Kantor Kelurahan Tanah Tinggi, Kota Tangerang, (22/9/2017) malam.
Nonton bareng ini dihadiri oleh Para Anggota TNI, Anggota Kepolisian, Tokoh Masyarakat, Ibu-Ibu, Pemuda, serta 97 Ketua RT dan 16 Ketua RW dari Kelurahan Tanah Tinggi mulai di putar pukul 20.00 WIB.Lurah Tanah Tinggi, Hadi Ismanto menjelaskan, pemutaran film ini ditujukan untuk para pemuda agar lebih memahami Indonesia yang berasaskan Pancasila.
"Yang terpenting ditonton para pemuda agar memahami arti daripada keamanan Indonesia, Negara kita Pancasila harus tidak ada komunis," tutur Bang Boy sapaan akrab Lurah Tanah Tinggi. Film ini diputar berdurasi relatif pendek, karena sebagian adegan yang dinilai mengandung unsur kekerasan tidak ditayangkan.
Lingga,21, yang sengaja hadir bersama komunitas 'Pemuda Malam Free' mengungkapkan sangat senang setelah menonton film tersebut. "Sangat positif, kita inget lagi ke sejarah, saya berharap film yang berbau nasionalisme selalu tayang," ucapnya.
Begitu pun dengan Firman,19, Warga RT.04 RW.05 menjelaskan, bahwa film tersebut menurutnya sangat sadis. Namun seru untuk dilihat, dirinya juga sudah beberapa kali menonton film tersebut. "Jangan sampai PKI hadir lagi di Indonesia, kan katanya isu PKI sedang hangat lagi," imbuhnya.(DBI)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGSeorang kurir sabu berinisial KH, 61, diringkus aparat Polres Metro Jakarta Pusat membawa 20,5 kilogram sabu-sabu di Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Daratan baru seluas sekitar 30,3 hektare muncul di antara Pulau Gunung Anak Krakatau dan Pulau Sertung, Lampung Selatan. Kemunculan daratan tersebut berasal dari material vulkanik yang terakumulasi selama aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews