Connect With Us

Kota Magelang Tertarik Adopsi Kemajuan Teknologi Pemkot Tangerang

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 2 Oktober 2017 | 12:00

Para pegawai Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Magelang berpose bersama di ruang TangerangLive room Puspemkot Tangerang, Senin (2/10/2017). (@TangerangNews2017 / Achmad Irfan Fauzi)

TANGERANGNEWS.com - Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Kota Magelang merasa kagum dengan kemajuan teknologi dan penyebaran informasi media yang ada di Tangerang.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala  Bidang Teknologi Informatika Kota Magelang Tuti Damayanti saat berkunjung ke ruang TangerangLive room di Puspemkot Tangerang, Senin (2/10/2017) pagi.

"Kami melihat di Kota Tangerang  teknologinya sangat maju, Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) sudah maju, pengelolaan TIK-nya juga sangat maju, dan mengenai aplikasi kita baru menyusun integrasinya, intinya kami belum merasa seperti kota Tangerang yang sudah maju," ungkapnya.

BACA JUGA : Menteri Yuddy Akan Adopsi Tangerang Live Room ke Seluruh Indonesia

Hal senada juga dikatakan oleh Sekdis Komunikasi Informatika Statistik Kota Magelang Dwi Martani. Mereka mengaku datang langsung untuk menimba ilmu karena merasa tertinggal dari kemajuan teknologi Kota Tangerang.


"Maka kita perlu untuk menambah pengetahuan, wawasan, smartcity, serta bidang-bidang yang lain dari dinas Kominfo Kota Tangerang. Karena kota Magelang kaitan media centernya belum terbangun, untuk LPSE juga masih belum standar," ucapnya.

BACA JUGA : Aplikasi Tangerang Live 'Bius' Mahasiswa Binus

Tabrani selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Tangerang mengatakan, tujuan mereka ke sini ingin mengetahui tentang aplikasi, mengenai LPSE, PPID (Pejabat Pengelola Informasi Daerah) dan penyebaran informasi melalui media yang ada di Kota Tangerang.

"Sudah menjadi ketentuan bahwa untuk mendapatkan berbagai hal yang tadi saya sampaikan maka nanti setelah ini mereka pulang untuk lapor kepimpinannya," katanya.
 
Namun untuk tindak lanjutnya harus ada dulu MoU antar Wali Kota Magelang dengan Wali Kota Tangerang. "Nanti setelah MoU lalu Perjanjian Kerja Sama dari dinas Kominfo sana dengan Kominfo sini," imbuhnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

TANGSEL
Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Gantikan Toa Masjid yang Ditembak, Stafsus Menag Imbau Warga Tak Terprovokasi dan Serahkan Kasus ke Polisi

Rabu, 4 November 2026 | 21:17

Staf Khusus Menteri Agama (Stafsus Menag) Gugun Gumilar turun tangan merespons insiden rusaknya pengeras suara Masjid Al-Falah di Komplek Alvita, Pondok Sawah Indah, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akibat ditembak seorang warga.

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill