Connect With Us

Musim Kemarau Tidak Ganggu Kualitas Air PDAM TB

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 24 Juli 2018 | 17:41

Ichsan Sodikin, Manager Humas PDAM Tirta Benteng Kota tangerang memantau air Sungai Cisadane. (TangerangNews.com/2018 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Ichsan Sodikin, Manager Humas PDAM Tirta Benteng Kota tangerang menyebut kendati Sungai Cisadane saat ini mengalami kekeringan, akan tetapi pihaknya memastikan kualitas air yang dihasilkan tidak akan terganggu.

"Kita memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak akan terngganggu, dan kualitas dari air yang kami suplai kepada masyarakat kami juga pastikan tidak akan menurun di musim kemarau ini,” tukasnya, Selasa (24/7/2018).

Menurutnya, saat ini pihaknya terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat Kota Tangerang.

“Segala kemungkinan terburuk iIsya Allah dapat kita minimalisir, kita akan terus mengupayakan pelayanan yang prima kepada masyarakat,” tukasnya.

Menurutnya saat ini batas baku air yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat masih terbilang normal. “Masih di ambang normal karena berdasarkan meter yang kami punya masih di angka 3.845,“ jelasnya.

Meski demikian, ia menghimbau kepada masyarakat agar senantiasa melakukan penghematan dalam penggunaan air.

“Kita semua tahu kalau air adalah sumber kehidupan, masyakat diharapkan dapat terus menghemat penggunaan air," tukasnya.(RAZ/HRU)

BANDARA
Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Batal Terbang di Bandara Soetta Imbas Abu Vulkanik, 7 Mahasiswi Malah Kena Tipu Beli Tiket Bus via TikTok

Rabu, 9 September 2026 | 17:50

Tujuh mahasiswi asal Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) jadi korban penipuan agen tiket bus bodong di media sosial.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

NASIONAL
BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

BGN Coret 1.653 Sekolah Swasta hingga Bertaraf Internasional dari Program MBG

Sabtu, 12 September 2026 | 17:34

Badan Gizi Nasional (BGN) mengeluarkan sebanyak 1.653 satuan pendidikan dari daftar penerima manfaat program Makan Bergisi Gratis (MBG) di berbagai wilayah di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill